BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (7/7/2026) ditutup menguat 70,43 poin atau 1,19% di level 5.986,50.
Volume perdagangan tercatat sebanyak 217,4 juta lot saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp10,10 triliun. Saham-saham sektor properti naik cukup signifikan sebesar 3,23%, yang didukung ASRI, DILD, LPKR, BSDE, SMRA, PWON, dan MDLN. Saham sektor teknologi melemah 0,54%.
Penguatan terjadi di tengah volume dan nilai transaksi yang masih cenderung sepi. Faktor positif, antara lain berasal dari usulan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia yang mengurangi anggaran Program MBG untuk tahun 2027 menjadi Rp 174 triliun.
Selain itu, data cadangan devisa bulan Juni 2026 sebesar US$ 145,6 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan posisi pada bulan Mei 2026 yang sebesar US$ 144,9 miliar.
Sementara itu, nilai tukar Rupiah ditutup menguat 0,08% pada level Rp 17.980 per Dolar AS di pasar spot.
IHSG ditutup di atas level MA20 dan MACD masih menunjukkan minat beli. Sehingga diperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan rally dan menguji level psikologis di 6.000, namun perlu diwaspadai potensi pullback jangka pendek karena profit taking. (nov)


