IHSG Awal Pekan Ini Melemah Jelang Rilis Data Inflasi AS

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ini, Senin (11/11/2024) melemah seiring sentimen negatif menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS).

Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka melemah 0,31% atau 22,35 poinke level 7.264. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 terkoreksi 0,64% atau 5,64 poin ke posisi 878,49.

Hingga pukul 10.00 waktu JATS, IHSG terpantau masih tertekan dan bergerak di zona merah, bahkan sempat menyentuh level terendah di 7.214.

Sebanyak 395 saham turun harga, 146 saham naik harga, dan 218 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 6,910 miliar lembar, degan frekuensi sebanyak 460.066 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp3,957 triliun.

Melemahnya IHSG dipengaruhi sentimen negatif menjelang rilis data inflasi AS, yang akan diumumkan pada Rabu (13/11/2024). Pengamat memperkirakan inflasi AS mencapai 3,3% secara tahunan atau year on year (yoy), sedangkan inflasi umum sebesar 2,4%.

Jika data inflasi AS ternyata melebihi ekspektasi, hal tersebut bisa memicu sentimen hawkish dari Bank Sentral AS atau Federal reserve (The Fed), sehingga tekanan untuk menaikkan suku bunga akan semakin kuat.

Sementara dari dalam negeri, investor menunggu rilis Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) untuk Oktober 2024, yang diperkirakan berada di angka 123,2.

Selanjutnya, pada Selasa (12/11/2024), Bank Indonesia (BI) akan merilis data penjualan ritel tahunan yang konsensus perkirakan tumbuh sebesar 2,5 persen.

Kedua data ini sangat penting, karena peningkatan penjualan ritel akan menjadi indikasi bahwa pengeluaran konsumen masih solid.

Secara keseluruhan, pekan ini menjadi periode yang penuh kehati-hatian bagi IHSG, karena faktor internal dan eksternal, yang bisa membuat volatile IHSG meningkat.

Sementara itu, bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei 225 di Bursa Tokyo dibuka melemah 0,17% atau 65,69 poin ke level 39,434,69, dan indeks Hang Seng di Bursa Hong Kong juga melemah 503,77 2,43% atau 503,77 poin ke posisi 20.224,41.

Sedangkan indeks Shanghai Composite di Bursa Shanghai menguat 0,32% atau 11,10 poin ke level 3.441,19, dan indeks Straits Times di Bursa Singapura juga menguat 0,50% atau 18,50 poin ke posisi 3.742,87.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Minyak Naik, Konflik AS-Iran dan Ancaman Houthi Picu Kekhawatiran

BRIEF.ID – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan...

Bursa Wall Street Ditutup Menguat, Saham Chip dan AI Pimpin Reli Pasar

BRIEF.ID – Bursa saham Wall Street, New York, Amerika...

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Investor Cermati Keputusan BI  

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih...

Piala Dunia 2026 Usai, Ini Hal-hal Menarik Sepanjang Turnamen

BRIEF.ID - Piala Dunia 2026 telah usai, di mana...