BRIEF.ID – Penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026, yang untuk pertama kalinya digelar di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko berhasil menyedot perhatian publik. Namun, hasil sejumlah jajak pendapat menunjukkan bahwa antusiasme warga AS pada turnamen sepak bola terbesar di dunia itu masih berada pada tahap bertumbuh.
Jajak pendapat terbaru yang dilakukan Ipsos Sports, yang diberikan secara eksklusif kepada The Associated Press, menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 telah membangkitkan antusiasme penggemar sepak bola dan memicu minat banyak orang Amerika, meskipun olahraga ini menghadapi tantangan berat untuk mencapai popularitas arus utama di negara itu.
Terlepas dari tantangan itu, banyak orang dewasa AS mengaku gembira atas keberhasilan Timnas AS lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. Sebagian besar penggemar sepak bola di AS merasa pada penampilan tim nasional putra AS, dan mayoritas besar sangat antusias menantikan sisa pertandingan Piala Dunia 2026.
Jajak pendapat ini dilakukan pada 1.027 orang, selama periode 26-28 Juni 2026, setelah AS lolos dari babak penyisihan grup, tetapi sebelum menang melawan Bosnia-Herzegovina di babak gugur pertama.
Survei menggunakan sampel KnowledgePanel berbasis probabilitas Ipsos dengan margin kesalahan pengambilan sampel untuk orang dewasa secara keseluruhan adalah plus atau minus 3,5 poin persentase.

Picu Optimisme
Di satu sisi, keberhasilan Tim Nasional Amerika Serikat (USMNT) memicu optimisme baru di kalangan penggemar sepak bola. Di sisi lain, mayoritas masyarakat AS masih menempatkan olahraga lain seperti American football, basket, dan baseball sebagai tontonan utama.
Survei terbaru menunjukkan bahwa perjalanan USMNT ke babak gugur berdampak positif pada persepsi publik. Di kalangan penggemar sepak bola, mayoritas mengaku sangat antusias mengikuti kiprah tim nasional. Penampilan yang solid di fase grup juga meningkatkan kepercayaan bahwa skuad AS mampu bersaing dengan negara-negara besar dalam turnamen ini.
Ketika hasil survei diperluas kepada seluruh warga AS, gambaran yang muncul berbeda. Hanya sebagian kecil masyarakat yang mengaku sangat bersemangat mengikuti pertandingan Piala Dunia 2026. Bahkan, lebih dari separuh responden menyatakan tidak memiliki ketertarikan khusus pada turnamen tersebut.
Fakta ini menunjukkan bahwa sepak bola, meskipun terus berkembang, belum berhasil menembus dominasi olahraga tradisional yang telah lama mengakar di Amerika Serikat.
Perbedaan minat juga terlihat pada faktor usia. Generasi muda menunjukkan ketertarikan yang jauh lebih besar dibandingkan kelompok usia yang lebih tua. Mereka lebih aktif mengikuti pertandingan melalui siaran langsung, media sosial, dan berbagai platform digital. Sementara itu, kelompok usia yang lebih senior cenderung tetap memilih kompetisi olahraga domestik sebagai hiburan utama.
Meski demikian, Piala Dunia 2026 telah menghadirkan peluang besar bagi perkembangan sepak bola di AS. Banyak warga percaya bahwa status sebagai tuan rumah akan memberikan dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan olahraga ini, mulai dari meningkatnya jumlah penonton, bertambahnya pemain muda, hingga berkembangnya industri sepak bola nasional.
Aktivitas masyarakat selama turnamen pun menunjukkan perubahan positif. Sebagian mengikuti perkembangan pertandingan melalui media sosial, menonton bersama di restoran atau bar, hingga membeli berbagai merchandise resmi sebagai bentuk dukungan.
Keberhasilan USMNT juga menjadi faktor penting dalam membangun optimisme tersebut. Semakin jauh langkah tim nasional di turnamen, semakin besar pula peluang menarik perhatian masyarakat yang sebelumnya kurang mengikuti sepak bola. Fenomena ini pernah terjadi di berbagai negara tuan rumah, ketika prestasi tim nasional mampu menjadi katalis meningkatnya popularitas olahraga tersebut.
Meski jalan menuju status sebagai olahraga utama di Amerika Serikat masih panjang, Piala Dunia 2026 telah membuka babak baru bagi sepak bola di negeri itu. Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi internasional, tetapi juga momentum untuk memperluas basis penggemar dan memperkuat posisi sepak bola dalam budaya olahraga Amerika.
Apabila momentum ini dapat dipertahankan, bukan tidak mungkin sepak bola akan memperoleh tempat yang semakin penting dalam kehidupan olahraga masyarakat Amerika Serikat pada tahun-tahun mendatang. (nov)


