Harga Emas Melemah, Pasar Tunggu Keputusan Suku Bunga The Fed

BRIEF.ID – Harga emas melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026) waktu Amerika Serikat (AS) seiring menguatnya mata uang Dolar AS ke level tertinggi dalam hampir satu bulan. Investor juga memilih bersikap hati-hati menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) dan pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh.

Harga emas spot turun 1,1% menjadi US$ 4.034,31 per ons, sedangkan emas berjangka melemah 1,0% ke US$ 4.034,50 per ons. Penurunan ini terjadi setelah harga logam mulia tersebut mencatat kenaikan tipis dalam dua sesi perdagangan sebelumnya.

Penguatan indeks Dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga emas. Dolar yang lebih kuat membuat emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaannya cenderung melemah.

Pelaku pasar secara umum masih memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya pada akhir rapat kebijakan yang berlangsung selama dua hari. Namun, ekspektasi terhadap pengetatan kebijakan moneter kembali meningkat. Berdasarkan CME FedWatch, pasar memperkirakan peluang sekitar 40% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan kali ini dan sekitar 80% untuk kenaikan pada pertemuan September.

Kalangan analis menilai harga emas masih bergerak dalam kisaran terbatas karena investor menunggu sinyal yang lebih jelas mengenai arah kebijakan moneter AS. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tersebut tidak memberikan imbal hasil.

Selain keputusan The Fed, perhatian pasar juga tertuju pada sejumlah data ekonomi penting AS yang akan dirilis akhir pekan ini, termasuk pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Kuartal II – 2026 serta data inflasi yang menjadi acuan utama The Fed. Kedua indikator ini diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan pasar keuangan, termasuk harga emas, dalam jangka pendek. (Investing.com/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% untuk Perkuat Stabilitas Rupiah

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga...

BI Pertahankan BI Rate 5,75%

BRIEF.ID – Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%...

XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Pascagempa NTT

BRIEF.ID-Pemulihan jaringan telekomunikasi di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur...

Dua Kapal Polri Angkut 17,5 Ton Beras dan Ribuan Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores

BRIEF.ID - Dua kapal kepolisian dikerahkan untuk mengangkut bantuan...