Jelang Persija vs Persib, 17.800 Personel Disiapkan, Suporter Diminta Tahan Provokasi

BRIEF.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama aparat keamanan memperketat pengamanan menjelang laga Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9).

Sebanyak 17.800 personel gabungan telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan sebelum hingga setelah pertandingan.

Gubernur Provinsi Jakarta Pramono Anung memimpin Apel Jaga Jakarta bersama kelompok suporter The Jakmania di SUGBK, Jumat (11/9). Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi pertandingan yang memiliki rivalitas tinggi antara dua klub besar tersebut.

Pramono meminta semua suporter tidak menjadikan rivalitas sepak bola sebagai pemicu gesekan di luar stadion. Menurut Pramono, pertandingan Persija vs Persib yang kembali digelar di Jakarta, khususnya di GBK setelah lebih dari tujuh tahun, harus menjadi momentum untuk menunjukkan kedewasaan suporter.

“Kita sudah lama menantikan pertandingan Persija dan Persib yang lebih dari tujuh tahun tidak berlangsung di Jakarta, khususnya di GBK. Saya meminta The Jakmania agar pertandingan besok berlangsung sportif, aman, nyaman, dan bisa dinikmati bersama,” tutur Pramono dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (11/9).

Pramono menilai The Jakmania memiliki posisi penting sebagai pendukung Persija. Namun, status sebagai pemain ke-12, kata Pramono, juga membawa tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.

“Sebagai Gubernur Jakarta, tentu saya berharap The Jakmania menang. Tetapi, apa pun hasilnya, kita harus bisa menerima dengan baik,” katanya.

Pramono juga menyoroti potensi provokasi yang muncul melalui media sosial. Maka dari itu, Pramono meminta semua suporter menjaga perilaku, termasuk dalam aktivitas digital, agar rivalitas pertandingan tidak berkembang menjadi konflik antarsuporter.

“Rivalitas Persija dan Persib adalah rivalitas sepak bola. Setelah pertandingan selesai, kita tetap menjadi saudara dan sahabat,” ujarnya.

Selain keamanan, Pramono juga meminta suporter memperhatikan kebersihan dan fasilitas publik di sekitaran lokasi pertandingan. Menurutnya, laga tersebut juga menjadi ujian bagi Jakarta dalam menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah pertandingan besar.

“Kita tunjukkan kepada Jakarta dan Indonesia bahwa The Jakmania, Persija, dan warga Jakarta adalah tuan rumah yang baik. Jakarta adalah rumah kita bersama,” tuturnya.

Meski demikian, besarnya pengerahan aparat menunjukkan bahwa pertandingan tersebut memiliki tingkat risiko keamanan yang perlu diantisipasi secara serius. Pemerintah dan aparat kini tidak hanya menghadapi persoalan di dalam stadion, tetapi juga potensi pergerakan suporter di sejumlah wilayah menuju Jakarta.

Pengamanan

Sementara itu, Wakapolda Metro Jaya Irjen Polisi Dekananto Eko Purnomo mengatakan pengamanan melibatkan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta. Ada sebanyak 17.800 personel sudah disiapkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan pertandingan.

“Sebanyak 17.800 personel disiapkan untuk mengawal rangkaian kegiatan sebelum, selama, dan setelah pertandingan,” kata Dekananto.

Pengamanan juga dikoordinasikan dengan Polda Jawa Barat dan Polda Banten. Aparat melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan, antara lain Tangerang Kota, Karawang, dan Bogor, untuk mencegah potensi kedatangan suporter yang tidak sesuai ketentuan.

Dekananto juga menjelaskan pengamanan mengacu pada regulasi pertandingan dan izin keramaian yang diterbitkan Mabes Polri berdasarkan rekomendasi Polda Metro Jaya.

Berdasarkan ketentuan tersebut, suporter Persib tidak diperbolehkan hadir di SUGBK, sementara ketentuan serupa berlaku bagi The Jakmania ketika Persija bertanding di Bandung.

Di sisi lain, keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh jumlah personel yang dikerahkan, tetapi juga kepatuhan suporter terhadap aturan pertandingan. Karena itu, ajakan menjaga rivalitas tetap dalam koridor olahraga menjadi penting agar laga Persija versus Persib tidak berujung pada persoalan keamanan maupun kerusakan fasilitas publik.

Pramono menutup apel dengan mengajak seluruh pihak menjaga nama baik Jakarta sekaligus mendukung Persija secara sportif.

“Cinta kepada Persija adalah bagian dari cinta kepada Jakarta. Selamat bertanding, Macan Kemayoran! Jaga sportivitas, jaga Persija, jaga Jakarta,” pungkasnya. (ayb)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Petani Banggai Tak Punya Sawah, Mentan Amran Beri Hand Tractor untuk Usaha Jasa

BRIEF.ID - Pemerintah mengklaim berupaya memperluas akses ekonomi bagi...

Bulog Gandeng TNI Salurkan Bantuan Beras kepada 33,2 Juta Penerima

BRIEF.ID - Perum Bulog menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI)...

Shin Tae-yong Kembali ke SUGBK, Persija vs Persib Jadi Duel Sarat Gengsi

BRIEF.ID - Shin Tae-yong akan kembali menginjakkan kaki di...

MotoGP Mandalika 2026, Shuttle Bus Gratis Siap Dukung Mobilitas Penonton

BRIEF.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui...