Gelombang Panas Ekstrem Landa AS, 11 Kota Terdampak Parah

BRIEF.ID – Gelombang panas ekstrem diperkirakan melanda Amerika Serikat pada minggu ini, khususnya di sebagian besar wilayah Barat Tengah, Timur Laut, dan Atlantik Tengah.

Layanan Cuaca Nasional memperingatkan setidaknya 11 kota akan terdampak parah gelombang panas ekstrem dengan tingkat tertinggi, mulai hari ini, Selasa (18/6/2024) hingga akhir pekan.

Adapun ke-11 kota dengan risiko gelombang panas ekstrem terparah adalah Albany, Boston, Chicago, Cincinnati, Cleveland, Detroit, New York, Philadelphia, Pittsburg, St. Luis, dan Washington DC.

Terkait dengan itu, peringatan diberikan kepada para pekerja dan setiap orang yang beraktvitas di luar ruangan, karena akan menghadapi suhu panas tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Lebih dari 80 juta orang berada dalam peringatan suhu panas yang berbahaya terhadap kesehatan manusia, banyak di antaranya tinggal di lokasi yang diperkirakan mencapai tingkat tertinggi dari perkiraan Layanan Cuaca Nasional. Setiap tahun, sekitar 1.220 orang tewas akibat cuaca panas di AS.

Warga diminta untuk tetap terhidrasi, mengenakan pakaian tipis dan beristirahat di tempat teduh atau di dalam ruangan jika mereka harus berada di luar ruangan dalam cuaca panas dalam waktu lama.

“Panas berbahaya diperkirakan melanda beberapa lokasi dan belum pernah terjadi selama beberapa dekade. Suhu panas tinggi akan terjadi sepanjang hari, dan berubah hangat hanya di malam hari,” bunyi peringatan Layanan Cuaca Nasional, seperti dikutip Washington Post.

Disebutkan, St. Louis, Indianapolis, Detroit, Cleveland, Cincinnati, Pittsburgh, Philadelphia, New York dan Boston semuanya diperkirakan akan mencapai Risiko Panas Level 4.

Hal itu merupakan tingkat tertinggi, yang digambarkan sebagai panas ekstrem yang jarang terjadi dan berlangsung lama.

Banyak kota lain yang diperkirakan mencapai Level 3, dengan tingkat panas yang dapat memengaruhi kesehatan siapa pun tanpa pendinginan yang efektif atau hidrasi yang memadai.

Di antara kota-kota yang terkena dampak, Pittsburgh mungkin mengalami suhu panas terlama dalam durasi terlama, menyaingi suhu panas terik yang memecahkan rekor pada tahun 1994.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemerintah Perkuat Postur Pertahanan Udara

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan kepada Tentara Nasional...

IHSG Ditutup Anjlok 1,85% Hari Ini, Lebih dari 600 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Ambruk ke Level Rp17.600 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Terlemah di Asia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk ke level...

Investor Khawatir Kenaikan Inflasi di AS

BRIEF.ID – Kalangan investor institusional semakin khawatir terhadap risiko...