BRIEF.ID – Film animasi Tiongkok “Niu Lai” secara tak terduga menjadi sensasi box office setelah mendapat cibiran karena tampilan karakter 3D-nya yang dinilai sederhana, “jelek,” dan menyeramkan.
Film yang mengisahkan seekor anak sapi yang bermimpi tumbuh besar dengan dukungan keluarganya itu awalnya tampil buruk sejak dirilis pada 5 Agustus 2026. Dalam 10 hari pertama, pendapatannya hanya sekitar 10.000 yuan (US$ 1.480). Selama beberapa hari, film tersebut bahkan hanya menghasilkan sekitar 200 yuan.
Kondisi berubah drastis setelah komentar pedas dan ejekan terhadap kualitas visual film justru menarik perhatian publik. Menurut data platform pemantau box office Maoyan, pendapatan “Niu Lai” melonjak menjadi 8,2 juta yuan (sekitar US$1,2 juta) pada Senin (17/8/2026), dengan jumlah penonton hampir 300.000 orang. Total pendapatan film tersebut kini mencapai sekitar 17,1 juta yuan (US$2,5 juta).
Menurut laporan Red Star News, film ini dibuat selama lima tahun oleh hanya dua orang, yakni sutradara Xin Yumeng dan ibunya, Sun Lifan. Informasi ini belum dapat diverifikasi secara independen oleh Associated Press.
Keunikan film ini bahkan terlihat dari materi promosinya. Poster yang dipajang di bioskop menampilkan gambar anak sapi yang dibuat dengan pena tanpa pewarnaan, lengkap dengan tulisan tangan seperti “Datanglah jika Anda menyukai hal-hal aneh” dan “Tidak ada pengembalian uang.”
Fenomena “Niu Lai” menunjukkan bagaimana ejekan dan rasa penasaran di media sosial dapat berubah menjadi promosi gratis, mendorong penonton untuk datang ke bioskop dan membuktikan sendiri apakah film tersebut benar-benar seburuk yang ramai diperbincangkan. (AP/nov)


