FIFA Hapus Pesan Berisi Ujaran Kebencian dan Diskriminasi

BRIEF.ID – Pada ajang Piala Dunia 2026, FIFA melakukan  langkah tegas untuk melawan ujaran kebencian dan diskriminasi.

Dalam rangka memperingati  Hari Internasional Melawan Ujaran Kebencian, pada 18 Juni 2026, seluruh kapten Timnas yang bertanding saling bertukar panji khusus bertuliskan “We Play Together. We Stand Against Hate” (“Kita Bermain Bersama. Kita Berdiri Melawan Kebencian”). Mereka juga mengecam bahasa bernada kebencian.

Kapten yang terlibat dalam pertandingan Ceko melawan Afrika Selatan, Meksiko vs Korea Selatan, Swiss vs Bosnia-Herzegovina, dan Kanada vs Qatar masing-masing membawa panji bertuliskan “Kita Bermain Bersama. Kita Menentang Kebencian” dengan tulisan dalam bahasa Inggris di satu sisi dan bahasa asli tim di sisi lainnya.

FIFA menyatakan telah menghapus lebih dari 30 juta unggahan dan komentar yang bersifat kasar sejak layanan perlindungan media sosialnya dibuat sebelum Piala Dunia 2022 di Qatar.

FIFA juga  telah menghapus hampir 400.000 unggahan negatif atau kasar dalam beberapa hari pertama Piala Dunia ini — lebih banyak daripada yang dilakukan selama keseluruhan acara 2022.

Disebutkan bahwa FIFA  terus menerapkan kebijakan anti-diskriminasi di stadion. Pemain yang menjadi korban rasisme dapat melaporkannya kepada wasit melalui isyarat khusus, dan pertandingan dapat dihentikan sementara atau bahkan dibatalkan jika pelanggaran serius terjadi. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

MSCI Turunkan Status Indonesia Menjadi Negatif, Potensi Arus Dana Keluar US$ 13 Miliar

BRIEF.ID – Morgan Stanley Capital International (MSCI) menurunkan kriteria...

Swiss Taklukkan Bosnia-Herzegovina 4-1

BRIEF.ID – Pemain pengganti Timnas Swiss, Johan Manzambi mencetak...

Perdagangan Akhir Pekan, IHSG Diperkirakan Cenderung Konsolidasi

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Perdamaian Damai AS-Iran Dorong Penguatan Indeks Wall Street

BRIEF.ID – Indeks pada perdagangan di Bursa Wall Street,...