Februari 2024, Kebutuhan Pembiayaan Korporasi Terindikasi Meningkat

BRIEF.ID – Bank Indonesia (BI) menyatakan, kebutuhan pembiayaan korporasi pada Februari 2024 terindikasi meningkat. Peningkatan itu  tercermin pada Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pembiayaan korporasi sebesar 11,1%, lebih tinggi dibandingkan dengan SBT 6,5% pada Januari 2024.

“Pertumbuhan,  terutama didorong oleh peningkatan kebutuhan pada Lapangan Usaha (LU) Pertanian, Informasi, dan Komunikasi, serta Real Estate,” kata Asisten Gubernur Bank Indonesia Bidang Komunikasi, Erwin Haryono melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (22/3/2024).

Erwin mengatakan, sumber pembiayaan korporasi terutama berasal dari dana sendiri, diikuti pemanfaatan fasilitas kelonggaran tarik dan pembiayaan dari perbankan dalam negeri.

Pada kelompok rumah tangga, lanjutnya, kebutuhan pembiayaan baru pada Februari 2024 juga terindikasi meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, dengan mayoritas pembiayaan berasal dari bank umum. Selain perbankan, sumber pembiayaan utama yang menjadi preferensi rumah tangga antara lain leasing dan koperasi.

Sementara itu, penyaluran kredit baru oleh perbankan pada Februari 2024 juga terindikasi meningkat dengan SBT sebesar 54,1%, lebih tinggi dibandingkan SBT Januari 2024 yang sebesar 24,5%.

Faktor utama yang memengaruhi penyaluran kredit baru tersebut antara lain permintaan pembiayaan dari nasabah, prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan, serta tingkat persaingan usaha dari bank lain. Sementara itu, untuk keseluruhan triwulan I 2024, penawaran penyaluran kredit baru dari perbankan diperkirakan tetap tumbuh.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Jatuh  ke Level 4.900, Mundur ke Level 13 Tahun Lalu

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Melemah Terbatas, Tekanan Eksternal Mereda

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah terbatas pada...

Harga Emas Antam Awal Pekan Naik Tipis Jadi Rp2.574.000 per Gram

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Hindari Trading Halt, BEI Turunkan ARB Jadi 7% untuk Harga Saham Rp11 ke Atas

BRIEF.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) menurunkan batas Auto...