BRIEF.ID – Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde mengatakan independensi bank sentral (Federal Reserve masih berisiko sehingga membutuhkan dukungan berkelanjutan dari para pemilih dan pembuat undang-undang.
Saat berbicara di hadapan para gubernur bank sentral dari negara-negara berbahasa Prancis di Kamboja, Kamis (28/5/2026) Lagarde menyatakan, kemampuan para pembuat kebijakan untuk mengambil keputusan yang mungkin tidak disukai pemerintah menghadapi ancaman yang semakin besar, seiring berbagai guncangan ekonomi yang mendorong harga lebih tinggi sekaligus memperlambat pertumbuhan.
Lagarde mengatakan independensi dapat dilindungi ketika kredibilitas ada, seraya mencatat bahwa mempertahankannya tidak hanya bergantung pada bank sentral semata.
Mantan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) itu menyatakan, independensi dapat dijaga dengan berfokus secara ketat pada inflasi sebagai tujuan utama dan mengambil tindakan untuk mengendalikan kenaikan harga meskipun hal itu membawa konsekuensi ekonomi.
Stabilitas harga, lanjutnya, harus tetap menjadi tujuan utama dan harus dipertahankan bahkan ketika ada biaya nyata dan mendesak yang harus ditanggung. (nov)


