Bursa Wall Street Ditutup Menguat

BRIEF.ID – Saham-saham yang diperdagangkan di Bursa Wall Street, New York, Amerika Serikat (AS), ditutup menguat pada Senin (15/6/2026). Penguatan terjadi menyusul konfirmasi tercapainya perdamaian Washington dan Teheran.

Kedua pihak menyatakan perjanjian damai akan ditandatangani akhir pekan ini di Swiss, dan akan menghasilkan pembukaan kembali segera Selat Hormuz,  dan pencabutan blokade angkatan laut Amerika.

Kini, investor mengalihkan fokus pada bank sentral, The Fed terutama  menyangkut keputusan suku bunga.

Indeks acuan S&P 500 melonjak 1,7% untuk ditutup pada 7.553,96 poin, sementara Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi melonjak 3,1% untuk berakhir pada 26.683,94 poin, kenaikan intraday terbaiknya sejak akhir Maret. Dow Jones Industrial Average yang didominasi saham unggulan naik 0,9% untuk ditutup pada rekor tertinggi 51.671,83 poin.

“Ada banyak euforia di seluruh pasar keuangan hari ini. Saham, logam mulia, dan mata uang kripto semuanya mengalami reli risk-on yang agresif. Investor bertaruh bahwa kesepakatan damai AS-Iran akan membuka jalan bagi rekor tertinggi baru di pasar saham,” kata Michael O’Rourke, kepala strategi pasar di Jones Trading, dikutip dari Investing.com, Selasa (16/6/2026).

AS dan Iran telah mencapai kesepakatan damai sementara yang akan mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan, yang telah mengancam ekonomi global.

Presiden AS Donald Trump  mengatakan kesepakatan itu “selesai” dan bahwa dia telah “sepenuhnya” mengizinkan “pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol” dan pada saat yang sama menyetujui “penghapusan segera” blokade angkatan laut AS yang sedang berlangsung terhadap pelabuhan dan garis pantai Iran. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Penetapan Pajak  

BRIEF.ID – Aktor sekaligus penyanyi Cha Eun Woo mengajukan...

Trump Tunda Serangan Baru, Ada Kesepakatan Akhiri Perang Iran

BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim...

Penjualan Global BYD Naik 21,8% pada Juli 2026

BRIEF.ID – Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, membukukan...

AS Larang Impor 43 Perusahaan Tiongkok Terkait Dugaan Kerja Paksa Uyghur

BRIEF.ID – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menambahkan 43 perusahaan...