Bursa Wall Street Ditutup Melemah, Saham Alphabet Anjlok 12,6%

BRIEF.ID – Pasar saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis (29/10/2026) setelah saham Alphabet Inc., perusahaan induk Google dan YouTube, anjlok 12,6% menyusul laporan pertumbuhan bisnis pada musim panas yang lebih rendah dari ekspektasi analis. Penurunan ini memicu kekhawatiran investor terhadap prospek imbal hasil investasi besar perusahaan di bidang kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Indeks S&P 500 turun 0,3%, sekaligus mengakhiri penguatan selama tiga hari berturut-turut. Pelemahan indeks tersebut terjadi di tengah kenaikan mayoritas saham yang diperdagangkan di Wall Street.

Sementara itu, indeks Nasdaq Composite merosot 1,4%, sedangkan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 132 poin atau 0,3%.

Saham Kelas A Alphabet anjlok 12,6%, mencatatkan penurunan harian terdalam sejak saham tersebut mulai diperdagangkan lebih dari 20 tahun lalu. Sebagai salah satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di Wall Street, pergerakan saham Alphabet turut memberikan tekanan signifikan terhadap pasar secara keseluruhan.

Sebelumnya, Alphabet menghadapi ekspektasi tinggi dari analis untuk setidaknya memenuhi proyeksi pertumbuhan bisnis. Namun, laporan kinerja terbarunya kembali menyoroti kekhawatiran investor mengenai besarnya belanja perusahaan untuk mengembangkan teknologi AI dan kemampuan investasi tersebut dalam menghasilkan keuntungan.

Alphabet pada Rabu waktu setempat juga melaporkan penurunan arus kas bebas (free cash flow) pada kuartal terakhir. Kondisi tersebut terjadi setelah pengeluaran perusahaan untuk pembelian properti dan peralatan melampaui US$ 51 miliar.

Besarnya belanja modal tersebut mencerminkan kebutuhan investasi infrastruktur teknologi yang tinggi, termasuk untuk mendukung pengembangan AI. Namun, di tengah pertumbuhan bisnis yang belum memenuhi ekspektasi, investor semakin mencermati keseimbangan antara ekspansi teknologi, arus kas, dan potensi keuntungan jangka panjang perusahaan.

Penurunan tajam saham Alphabet menjadi faktor utama yang menekan indeks-indeks utama Wall Street, meskipun sebagian besar saham lainnya bergerak menguat pada perdagangan tersebut. (AP/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Perdagangan Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Uji Level Psikologis 5.000

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Film “Laut Bercerita,” Kisah Perjuangan Aktivis Mahasiswa dan Penantian Keluarga Korban Penghilangan Paksa

BRIEF.ID – Film “Laut Bercerita,” yang diadaptasi dari novel...

“Gentle Monster,” Film Thriller Psikologis tentang Cinta, Penyangkalan, dan Kejahatan Sosial

BRIEF.ID – Film “Gentle Monster” secara mengesankan mengajak penonton...

Akankah Kita Mengulang Kisah Laut Bercerita?

BRIEF.ID - Memegang asa, terus mencari yang dikasihi yang...