Bursa Wall Street Bergejolak, Indeks Utama Turun  

BRIEF.ID – Indeks di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (24/3/2026), di tengah ketidakpastian de-eskalasi perang di Timur Tengah. Diberitakan bahwa indeks S&P 500 turun 0,4% setelah berfluktuasi  sepanjang hari. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 84 poin atau 0,2%, dan indeks Nasdaq Composite turun 0,8%.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan akan menghentikan sementara perang dengan Iran, karena telah terjadi negosiasi dan menunda serangan militer terhadap PLTU Iran jika tidak segera membuka Selat Hormuz.

Di sisi lain,  Iran membantah telah terjadi negosiasi meskipun mengakui telah menerima pesan dari negara lain tentang permintaan AS untuk berdialog.

Sebelumnya, Iran mengancam akan menyerang infrastruktur energi, teknologi informasi dan desalinasi milik AS dan Israel jika AS menyerang infrastruktur energi Iran.

Mayoritas indeks di bursa global tertekan selama sepekan terakhir akibat meningkatnya eskalasi perang di Timur Tengah, kenaikan harga minyak mentah, dan kecemasan  kenaikan suku bunga jika terjadi kenaikan inflasi.

Adanya serangan Israel terhadap ladang gas South Pars di Iran, pada  18 Maret 2026, yang merupakan ladang gas terbesar di dunia, memicu serangan balasan Iran terhadap infrastruktur energi di 9 negara sekaligus, termasuk  kota industri Ras Laffan di Qatar, yang merupakan pabrik LNG terbesar di dunia, unit gas di Kuwait, serta kilang minyak di Arab Saudi, serta Persatuan Emirat Arab (PEA). Iran juga menyerang kilang minyak dan fasilitas gas di Israel.

Harga minyak mentah kembali menguat setelah sempat koreksi sehari sebelumnya.  Imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun  naik lebih dari 5 bps ke level 4,392%, pada perdagangan Selasa (24/3/2026). Harga emas spot melemah 0,1% ke level US$ 4.400/troy ons, setelah terkoreksi tajam beberapa hari terakhir, akibat penguatan Dolar AS dan imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah AS. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Ambruk Tembus Level Rp17.900 per Dolar AS Gara-Gara Lonjakan Harga Minyak Dunia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk hingga menembus...

IHSG Nyaris Terhempas dari Level 6.300 Imbas Tertekan Kenaikan Indeks Dolar AS

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Polda Metro Jaya Kerahkan 26.386 Personel Amankan 73 Aksi di Jakarta Hari Ini

BRIEF.ID - Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyak 26.386 personel...

MK Periksa Sengketa Pilpres 2024, KPU Persoalkan Legal Standing hingga Syarat Pendidikan Gibran

BRIEF.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) kembali memeriksa perkara Perselisihan...