BRIN: Paparan Radiasi Gamma Jaga Kualitas Ekspor Bahan Pangan

BRIEF.ID –  Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan, paparan radiasi (iradiasi) sinar gamma dapat dimanfaatkan untuk menjaga kualitas ekspor bahan pangan Indonesia.

Pemanfaatan  dengan cara menembakkan sinar gamma Cobalt-60 ke bahan pangan seperti buah-buahan, dan sayuran sehingga dapat membunuh hama.

“Bahan pangan diradiasi di dalam iradiator, sehingga hama mati atau tidak dapat berreproduksi,” kata Koordinator Kelompok Riset Entomologi Radiasi Pusat Riset Teknologi Proses Radiasi BRIN Murni Indarwatmi di Jakarta, Kamis (26/10/2023).

Ia mengatakan metode yang disebut sebagai fitosanitari iradiasi  dinilai lebih efektif dan optimal dibandingkan metode disinfestasi lainnya. Hal ini disebabkan proses fitosanitari menggunakan iradiasi gamma, efektif membunuh hama dan tidak perlu membuka kemasan produk yang akan didisinfestasikan terlebih dulu.

Menurutnya konsep fitosanitari sangat bermanfaat untuk menjaga kualitas ekspor Indonesia, karena negara pengimpor mewajibkan produk yang dikirim harus terbebas dari hama dan patogen.

“Ini praktis karena daya tembus iradiasi gamma tinggi, sehingga tidak perlu membuka kemasannya, bisa langsung ditembakkan dari produk yang sudah dikemas,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, meski menggunakan paparan radioaktif, konsep fitosanitari iradiasi tidak berbahaya, dan ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan iradiasi gamma tidak meninggalkan residu.

Murni mengatakan, selain bisa digunakan untuk menjaga kualitas ekspor Indonesia, fitosanitari juga dapat dimanfaatkan untuk menjaga produk impor yang masuk ke dalam negeri demi melindungi dari hama dan penyakit dari luar negeri.

“Bisa diterapkan sebaliknya juga untuk impor, supaya Indonesia tidak kemasukan hama dan penyakit dari luar,” ujarnya.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Sempat Dirawat Insentif di RS Siloam

BRIEF.ID - Guruh Soekarnoputra, seniman sekaligus politisi Partai Demokrasi...

BEI Ubah Batas Harga Minimum Auto Rejection Jadi Rp1 per Saham, Tak Lagi Pakai Presentase

BRIEF.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mengubah ketentuan...

IHSG Terkoreksi 3,09% Sepanjang Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp361 Triliun

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

PLN EPI Bidik 60,6 Juta Ton Biomassa, Kembangkan Bioenergi hingga Biohidrogen dan Biofuel

BRIEF.ID - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)...