BEI Umumkan Saham BRIS Masuk Indeks PEFINDO I-Grade, Efektif Mulai 1 Juli

BRIEF.ID – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) masuk dalam Indeks PEFINDO I-Grade, efektif mulai 1 Juli 2024.

Pengumuman itu disampaikan oleh Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A, dan Kepala Divisi Riset BEI, Verdi Ikhsan, dalam keterbukaan informasi, pada Senin (24/6/2024).

Disebutkan BEI telah melakukan evaluasi mayor terhadap 4 indeks, yakni indeks INFOBANK15, PEFINDO I-Grade, PRIMBANK10, dan Sektor. Selain itu, dilakukan juga evaluasi minor terhadap Indeks Harga Sagam Gabungan (IHSG).

Dari hasil evaluasi itu, terdapat sejumlah saham yang keluar dan masuk, terutama pada indeks PEFINDO I-Grade.

Indeks yang terdiri dari 30 saham itu mengalami perubahan, di mana 2 saham yakni PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) dan PT Timah Tbk (TINS) keluar dari indeks PEFINDO I-Grade.

Kedua saham tersebut digantikan posisinya oleh saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang langsung menduduki peringkat 9 dari 30 saham di indeks PEFINDO I-Grade.

Sedangkan saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang masuk ke peringkat 19 indeks PEFINDO I-Grade.

Masuknya BRIS ke indeks PEFINDO I-Grade disebabkan harga saham tersebut terus mengalami kenaikan dengan rasio free float sebesar 9,92%.

Sebelum BEI melakukan evaluasi pada Juni 2024, jumlah saham BRIS untuk indeks belum tercatat, namun pascaevaluasi jumlah sahamnya mencapai 5.530.253.462 atau sekitar 20% capital value.

“Jumlah saham untuk perhitungan indeks akan disesuaikan pada tanggal efektif apabila terjadi aksi korporasi seperti stock split, reverse stock, right issue, saham bonus dan atau dividen saham yang terjadi pada saat
sebelum tanggal efektif,” bunyi pengumuman BEI yang dikutip Selasa (25/6/2024).

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

BNI Kembalikan Dana Paroki Aek Nabara Sumut Rp28,26 Triliun, Harapkan Kepercayaan Masyarakat Terjaga

BRIEF.ID  - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau...

IHSG Ditutup Loyo, Bursa Asia Bergeliat

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup loyo...

BI: Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2026 Minimal 4,9% Meski Ada Dampak Konflik Timur Tengah

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan...

Tiga Kloter Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

BRIEF.ID – Tiga kelompok terbang (kloter)  jemaah haji Indonesia...