ADRO Klarifikasi ke BEI Soal Volatilitas Transaksi, RKAB Tahun 2026 INCO Disetujui

BRIEF.ID – PT Alamtri Resource Indonesia Tbk (ADRO) telah menyampaikan klarifikasi pada Bursa Efek Indonesia (BEI) atas volatilitas transaksi saham.

Dalam keterbukaan informasi  ADRO menyampaikan bahwa tidak terdapat informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi harga saham maupun keputusan investasi, sebagaimana diatur dalam ketentuan OJK dan BEI.

ADRO juga memastikan tidak ada informasi penting yang belum diungkapkan, tidak terdapat aktivitas pemegang saham tertentu yang belum dilaporkan, serta tidak ada rencana aksi korporasi maupun rencana khusus dari pemegang saham utama dalam tiga bulan ke depan. Seluruh kewajiban pelaporan dinyatakan telah dipenuhi sesuai peraturan yang berlaku.

Secara terpisah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Vale Indonesia Tbk (INCO) untuk tahun 2026. Di sisi lain,  kuota produksi nikel yang disetujui hanya sekitar 30% dari yang diajukan.

Riset Phintraco Sekuritas yang dirilis Rabu (21/1/2026) menyebutkan, kuota yang terbatas ini berpotensi membatasi volume produksi dan pasokan bijih nikel untuk mendukung proyek smelter dan agenda hilirisasi INCO.

“Manajemen INCO menilai kuota tersebut belum mencukupi kebutuhan operasional dan masih membuka peluang pengajuan revisi RKAB,” demikian disebutkan dalam riset itu.

Dari sisi kebijakan, pembatasan produksi nasional bertujuan menjaga keseimbangan pasokan dan menopang harga nikel global. Hal ini dapat menjadi sentimen negatif untuk INCO dalam jangka pendek akibat risiko volume, namun berpotensi membaik jika revisi RKAB disetujui atau harga nikel tetap kuat.

Saat ini, INCO diperdagangkan pada PBV 1.43x lebih rendah dibandingkan PBV sektor basic materials di 2.77x, serta PER 56.28x lebih tinggi dibandingkan PER sektor basic materials di 14.04x. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Investor Asing Mulai Kembali ke Indonesia, Tae Yong Shim Ungkap Sinyal Kebangkitan Saham dan Obligasi

BRIEF.ID - Investor asing mulai kembali menempatkan dananya di...

Rupiah Menguat Seiring Tren Pelemahan Yield US Treasury dan Indeks Dolar AS

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terhadap dolar...

IHSG Melemah Imbas Aksi Profit Taking, Lebih Dari 300 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rosan: Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok

BRIEF.ID — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM merangkap CEO...