BRIEF.ID – Penguatan saham-saham yang terkait dengan kecerdasan buatan (AI) mendorong indeks S&P 500 kembali mendekati rekor tertinggi, pada perdagangan Senin (6/7/2026), di mana indeks acuan Wall Street kini hanya berjarak sekitar 1% dari level tertinggi sepanjang masa.
Indeks S&P 500 naik 0,7% dan kembali mendekati rekor tertinggi sepanjang masa, meskipun sebagian besar saham dalam indeks tersebut mengalami penurunan. Kekuatan perusahaan-perusahaan di industri teknologi AI mendorong indeks komposit Nasdaq naik 1,1%, dan Dow Jones Industrial Average naik 155 poin, atau 0,3%, ke rekor tertinggi.
Kenaikan dipimpin oleh saham-saham perusahaan teknologi berkapitalisasi besar yang selama beberapa tahun terakhir menjadi penggerak utama reli pasar. Optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan bisnis AI kembali meningkatkan minat terhadap sektor teknologi, setelah sempat mengalami tekanan dalam beberapa sesi perdagangan sebelumnya.
Reli saham AI membantu menopang sentimen pasar yang lebih luas di tengah perhatian investor terhadap prospek suku bunga, inflasi, serta perkembangan kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Penguatan tersebut memperkuat keyakinan bahwa sektor teknologi masih menjadi pendorong utama kinerja pasar saham AS.
Broadcom menjadi salah satu kekuatan terkuat yang mendorong S&P 500 dan naik 3,7% setelah mengumumkan perjanjian jangka panjang untuk menyediakan produk silikon kepada Apple. Sebelumnya, saham Broadcom mengalami dua kali penurunan beruntun lebih dari 2%, pada hari Rabu dan Kamis di akhir pekan lalu, sebelum libur hari Jumat menjelang Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, 4 Juli.
Indeks S&P 500 yang kini berada sekitar 1% di bawah rekor tertingginya, pelaku pasar akan mencermati musim laporan keuangan emiten serta data ekonomi yang akan dirilis dalam beberapa pekan mendatang untuk menilai apakah reli Wall Street masih memiliki ruang untuk berlanjut. (Associated Press/nov)


