Wall Street Ditutup Bervariasi, Saham Teknologi Tertekan

BRIEF.ID – Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street ditutup bervariasi (mixed) dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Kamis (25/6/2026), setelah terjadi tekanan pada saham-saham teknologi raksasa.

Indeks utama mencatat, Dow Jones Industrial Average naik 0,1% ke 51.920,62; S&P 500 turun tipis kurang dari 0,1% ke 7.357,49; dan Nasdaq Composite melemah 0,5% ke 25.358,60.

Dikutip dari Associated Press, tekanan terbesar datang dari Apple Inc. yang anjlok sekitar 4,5% setelah mengumumkan kenaikan harga MacBook dan iPad akibat melonjaknya biaya chip memori. Penurunan saham Apple menjadi beban utama bagi sektor teknologi dan indeks Nasdaq.

Di sisi lain, saham produsen chip seperti Micron Technology melonjak lebih dari 16% setelah melaporkan laba dan pendapatan yang melampaui ekspektasi pasar, didorong permintaan chip untuk kebutuhan AI.

Dilaporkan Reuters, investor juga mencermati data ekonomi AS yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi Kuartal I – 2026 direvisi naik menjadi 2,1%, sementara inflasi masih berada di atas 4%, sehingga memunculkan spekulasi bahwa bank sentral AS, The Fed dapat mempertahankan kebijakan suku bunga yang ketat lebih lama.

Meskipun sektor chip menunjukkan kinerja kuat, pelemahan saham Apple dan sejumlah perusahaan teknologi besar membuat Wall Street kehilangan momentum, terutama pada indeks Nasdaq yang berbasis teknologi. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan...

Rachmat Gobel Meninggal, Surya Paloh Mengaku Sangat Kehilangan

BRIEF.ID – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengenang ...

Jampidsus Pastikan Penanganan Korupsi MBG Tak Berhenti, Pemberkasan Diprioritaskan

BRIEF.ID – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus)...

IHSG Melaju ke Level 5.900 Ditopang Saham Sektor Konsumsi dan Konstruksi

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...