Trump Ancam Terapkan Tarif Ekstra 10% Kepada Pendukung BRICS

BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS)  Donald Trump mengancam akan menerapkan tarif tambahan sebesar 10% kepada negara-negara pendukung  kebijakan anti-Amerika, terutama kelompok BRICS.

“Tidak akan ada pengecualian untuk kebijakan ini,” tulis Trump di platform media sosial miliknya, Truth Social,  Minggu (6/7/2025).

Pernyataannya itu muncul ketika para pemimpin negara-negara BRICS berkumpul di Rio de Janeiro, Brasil, untuk menghadiri KTT BRICS.

Dalam unggahan terpisah, Trump mengumumkan bahwa surat pemberitahuan tarif atau kesepakatan dagang dengan berbagai negara di dunia akan mulai dikirimkan, Senin (7/7/2025) pukul 12.00 waktu Washington (23.00 WIB).

Pada akhir Januari 2025, dia menyatakan bahwa “tidak ada kemungkinan (negara-negara) BRICS menggantikan dolar AS dalam perdagangan internasional, atau di mana pun.”

Trump secara tegas meminta komitmen  negara-negara anggota BRICS untuk tidak menciptakan mata uang baru atau mendukung mata uang lain sebagai pengganti dolar AS.

“Jika mereka tetap melakukannya, mereka akan dikenai tarif 100%,” kata Trump.

Dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara BRICS telah membahas wacana untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. Wacana itu kian menguat setelah AS menjatuhkan sanksi terhadap Rusia pada 2022 akibat “operasi militer khusus” ke Ukraina. (Ant/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Capai Kesepakatan Damai, AS Bakal Rehabilitasi Ekonomi Iran Senilai US$300 Miliar

BRIEF.ID - Amerika Serikat (AS) bersama mitra di kawasan...

Simak, 5 Kebijakan Pemerintah yang Mampu Meredam Gonjang-Ganjing Rupiah dan IHSG

BRIEF.ID - Gonjang-ganjing pasar keuangan domestik seiring pelemahan rupiah...

Amazon.com Berpotensi Hadapi Gugatan Hukum Komisi Perdagangan Federal AS

BRIEF.ID – Perusahaan teknologi Amazon.com Inc dilaporkan berpotensi menghadapi gugatan...

Harga Minyak Turun ke Level US$ 79,79 per Barel

BRIEF.ID – Patokan harga minyak global pada Selasa (16/6/2026)...