Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap  Mulai Dibangun Awal 2024

BRIEF.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Triadi Machmudin menyatakan,  proyek pembangunan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap (Getaci) kini sedang  dalam tahap lelang dan mulai dibangun awal 2024.

Bey mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat ini pembebasan lahan hingga Tasikmalaya tengah berlangsung dan sepanjang 90 kilometer hingga Tasikmalaya, sudah siap dieksekusi.

“Saya dapat update dari Kementerian PUPR tentang Tol Getaci, 90 kilometer dan sekarang sedang lelang dan akan mulai konstruksi awal tahun depan,” ujar Bey di Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/10/2023).

Bey  berharap, proses lelang dapat berjalan dengan lancar, sehingga maksimal Februari 2024 mendatang pembangunan konstruksi Tol Getaci sudah dapat dilakukan.

“Mudah-mudahan tahun depan. Awal tahun, Januari-Februari sudah mulai,” ujarnya.

Jalan Tol Getaci sepanjang 206,65 km melintas di dua provinsi, yaitu Provinsi Jabar sepanjang 171,40 km, dan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sepanjang 35,25 km dengan total panjang 206,65 km.

Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap nantinya memiliki 10 simpang susun (SS), yakni SS Majalaya, SS Nagrek, SS Garut Utara, SS Garut Selatan, SS Singaparna, SS Tasikmalaya, SS Ciamis, SS Banjar, SS Patimuan, dan SS Cilacap. (ANTARA)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Gempa Venezuela Berdampak ke Ekonomi RI? CORE: Risiko Muncul Jika Infrastruktur Minyak Terganggu

BRIEF.ID - Gempa yang mengguncang Venezuela dinilai belum memberikan...

Korban Gempa Kembar Venezuela Tembus 164 Tewas, 971  Orang Terluka

BRIEF.ID – Jumlah korban akibat dua gempa bumi hebat...

Ditanya Soal Timnas Sepak Bola Pantai Gading, Klopp Tinggalkan Wawancara  

BRIEF.ID – Mantan pelatih Jürgen Klopp mendadak mengakhiri sesi...

Nyanyian Homofobik Berkumandang pada Pertandingan Piala Dunia Meksiko vs Ceko

BRIEF.ID – Nyanyian homofobik yang selama bertahun-tahun menjadi kontroversi...