BRIEF.ID – Gubernur Jakarta Pramono Anung akan mengalihkan pengelolaan transportasi ke Kepulauan Seribu dari Dinas Perhubungan (Dishub) ke PT TransJakarta. Pramono menargetkan pengalihan ini akan dimulai pada tahun depan.
Pramono mengatakan TransJakarta dipilih karena sudah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola transportasi publik di Jakarta dan diperluas hingga wilayah di sekitarnya lewat TransJabodetabek. Dirinya juga menilai TransJakarta sebagai BUMD yang relatif baik dan transparan, sehingga menjadi pertimbangan utama dalam mengalihkan pengelolaan transportasi menuju Kepulauan Seribu.
“Maka kami meyakini, dengan pengalaman itu dan juga dengan manajemen yang sekarang ini relatif baik dan transparan, saya yakin tahun depan mudah-mudahan untuk transportasi ke Kepulauan Seribu bisa diatur dengan baik,” ujarnya.
Politisi PDI-P itu berharap pengelolaan oleh Transjakarta dapat dilakukan lebih profesional karena memiliki karakter manajemen yang berbeda. Pramono berharap pengalihan pengelolaan tersebut dapat meningkatkan kualitas transportasi menuju Kepulauan Seribu.
“Sekarang ini sebenarnya semuanya dikelola oleh Dinas Perhubungan, tetapi karena birokrasi yang mengelola berbeda dengan private ataupun BUMD ataupun swasta, maka dengan demikian kami sudah memutuskan mulai tahun depan sepenuhnya akan dikelola oleh Transjakarta,” jelasnya.
Pramono berharap pengalihan pengelolaan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik masyarakat Pulau Seribu untuk aktivitas antar pulau maupun ke daratan utama dan masyarakat dari wilayah lain yang ingin berekreasi ke Pulau Seribu.
“Maka saya sudah memutuskan mulai tahun depan nanti, dari seluruh kota kabupaten, kota yang ada di Jakarta mau ke Pulau Seribu itu transportasinya harus lebih mudah, lebih efisien, dan Pulau Seribu merasa memiliki dan menjadi bagian itu,” kata Pramono. (bis/etm)


