Rupiah Menguat ke Bawah Level Rp18.100 per Dolar AS, Ini Pemicunya

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah menguat ke bawah level Rp18.100 per dolar AS (Amerika Serikat) pada perdagangan hari ini, Kamis (29/10/2026).

Di awal perdagangan, kurs rupiah dibuka menguat 0,24% atau 43 poin​ menjadi Rp18.141 per dolar AS dari level sebelumnya Rp18.184 per dolar AS.

Penguatan rupiah terus berlanjut seiring sentimen ditahannya suku bunga Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) di kisaran 3,75%-4,00%.

Hingga pukul 11:30 WIB, kurs rupiah terpantau berada di level Rp18.094 per dolar AS, menguat 0,49% atau 90 poin dibandingkan Rp18.184 per dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu (28/10/2026).

Penguatan rupiah dipicu sentimen keputusan The Fed menahan suku bunga acuan atau Fed Funds Rate (FFR), yang membuat penguatan indeks dolar AS tertahan di level 102,18.

Pernyataan The Fed yang mengindikasikan tren suku bunga tinggi kemungkinan berlaku dalam jangka waktu lama, membuat investor kembali melirik pasar keuaangan emerging market.

Hal itu, membuat mayoritas mata uang Asia selain rupiah menguat terhadap dolar AS pada sesi pagi perdagangan hari ini, antara lain Won Korea Selatan, Peso Filipina, Ringgit Malaysia, Baht Thailand, Dolar Singapura, Yen Jepang, Yuan Offshore, dan dolar Hong Kong.

Selain itu, penguatan rupiah juga ditopang oleh harga minyak dunia yang melandai seiring upaya diplomatik negara-negara Teluk mencegah serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran.

Seperti dilansir Reuters, harga minyak dunia jenis Brent yang menjadi acuan global turun 0,89% menjadi US$114,29 per barel, sedangkan harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) AS turun 0,79% menjadi  US$101,97 per barel. 

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi menguat terbatas dengan bergerak di kisaran level Rp18.000 per dolar AS hingga Rp18.200 per dolar AS. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Ambruk 2,64%, Hampir 600 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Harga Emas Antam Turun Seiring Sinyal The Fed Pertahankan Suku Bunga Tinggi

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

The Fed Tahan Suku Bunga, Kevin Warsh: Inflasi Masih Tinggi

BRIEF.ID - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal...

Polemik Lelang Barang Mendiang George Michael, Gitar Ikonik ‘Faith’ Jadi Sorotan

BRIEF.ID– Pelelangan koleksi memorabilia mendiang penyanyi George Michael memicu...