Rupiah Anjlok Sentuh Level Rp17.384 per Dolar AS, Terendah Sepanjang Masa

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah anjlok menyentuh level Rp17.384 per dolar Amerika Serikat (AS), pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Kamis (30/4/2026). Hal itu, merupakan posisi rupiah terendah sepanjang masa.

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, kurs rupiah dibuka melemah 0,13% atau 23 poin menjadi Rp17.349 per dolar AS dibandingkan level sebelumnya di level Rp17.326 per dolar AS.

Sementara di pasar spot, nilai tukar rupiah terkoreksi 0,36% ke level Rp17.353 per dolar AS. Pelemahan rupiah terus berlanjut hingga akhir sesi I perdagangan pada pukul 12:00 WIB, tercatat berada di level Rp17.384 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi di saat indeks dolar AS justru turun 0,11% ke level 98,85. Sejumlah mata uang Asia juga tertekan, namun rupiah menempati posisi terbawah.

Lonjakan harga minyak dunia, dan keputusan Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) menahan suku bunga acuan menjadi sentimen negatif bagi rupiah.

Pada penutupan perdagangan Rabu (29/4/2026), harga minyak dunia  melambung 1,2%. Adapun harga minyak mentah jenis Brent naik mendekati level US$120 per barel.

Sementara The Fed mengumumkan tetap mempertahankan suku bunga acuan atau Fed Funds Rate (FFR) di kisaran level 3,5% hingga 3,75%, pada Rabu (29/4/2026) malam waktu setempat atau Kamis (30/4/2026) dinihari WIB.

Posisi rupiah yang terus melemah hingga menyentuh level terendah sepanjang masa, sudah melebihi nilai wajar rupiah sekitar 5%-8%. Adapun nilai wajar rupiah diproyeksikan di kisaran Rp16.000 per dolar AS  hingga RpRp16.500 per dolar AS untuk ukuran fundamental. 

Dengan kondisi pelaku pasar juga memperhatikan risiko, seiring dampak konflik Timur Tengah, yang berpotensi menyebabkan krisis energi global, nilai tukar rupiah dikhawatirkan akan semakin tertekan.

Apalagi sejumlah lembaga keuangan dan pemeringkat global, telah mewanti-wanti kebijakan fiskal pemerintah Indonesia, karena defisit anggaran yang melebar.

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi masih berpotensi melemah, dengan bergerak di kisaran level Rp17.250 per dolar AS hingga Rp17.400 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Terhempas dari Level 7.000, Lebih dari 600 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Pemerintah Akselerasi Hunian Layak Masyarakat Berpenghasilan Rendah

BRIEF.ID – Pemerintah mengakselerasi penyediaan hunian layak bagi masyarakat...

Harga Emas Makin Loyo Imbas Keputusan The Fed Tahan Suku Bunga

BRIEF.ID - Harga emas batangan atau logam mulia makin...

The Fed Tahan Suku Bunga Gara-Gara Konflik Timur Tengah Picu Ketidakpastian Tinggi

BRIEF.ID - Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve...