BRIEF.ID – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan formulasi untuk melibatkan kalangan pelaku usaha UMKM dalam penyediaan bahan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Badan Gizi Nasional selama dipimpin oleh Pak Sudaryono (Kepala BGN) kini sedang melakukan penataan internal. Sekaligus nanti bersama-sama dengan kami dari Kementerian UMKM,” kata Menteri UMKM Maman Abdurrahman di Makassar, Sulawesi Selatan, dikutip dari Antara, Senin (26/10/2026).
Selain penataan internal di tubuh BGN, Maman mengatakan bahwa pihaknya juga sedang menyusun formula yang terbaik bagi UMKM untuk mendukung program MBG yang telah dijalankan Presiden Prabowo Subianto, agar program ini berjalan maksimal dan tepat sasaran.
“Kementerian UMKM, kita juga sedang menyiapkan formulasi untuk mendorong partisipasi keterlibatan UMKM sebesar-besarnya,” tuturnya.
Menurut Maman, sejauh ini sudah lebih dari 68 ribu UMKM yang menjadi pemasok dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Indonesia, seperti bahan makanan, telur dan lainnya, yang disuplai dari daerah yang sudah terdata.
Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto, seluruh elemen jajaran kabinet merah putih memberikan perhatian yang besar kepada ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2024, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta unit usaha, atau sekitar 99,99% dari total unit usaha di Indonesia.
Sektor UMKM menyerap tenaga kerja sekitar 123 juta orang atau sekitar 97% tenaga kerja nasional. Keberadaan UMKM dianggap menjadi penopang utama dalam mengurangi angka pengangguran. (nov)


