BRIEF.ID – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, menyambut kedatangan Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi di Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (6/7/2026). Selain Indonesia, PM Modi juga akan mengunjungi Australia dan Selandia Baru.
“Tujuan pertemuan-pertemuan ini untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan strategis dengan para mitra pembangunan yang berharga ini, serta memastikan generasi muda bangsa kita mendapatkan lebih banyak kesempatan di masa mendatang,” kata PM Modi di New Delhi, India, Senin (6/7/2026).
Penyambutan berlangsung dengan penuh kehormatan, mencerminkan eratnya persahabatan Indonesia dan India yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Kunjungan PM Modi diharapkan semakin memperkuat kerja sama bilateral di berbagai bidang, mulai dari perdagangan, investasi, pertahanan, energi, teknologi, dan pendidikan. Sebagai dua negara demokrasi terbesar di kawasan Indo-Pasifik, Indonesia dan India memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.
Presiden Prabowo dan PM Modi dijadwalkan membahas sejumlah isu strategis, termasuk peningkatan nilai perdagangan, pengembangan industri, kerja sama maritim, keamanan regional, serta peluang kolaborasi dalam transformasi digital dan energi terbarukan. Kedua pemimpin juga diharapkan bertukar pandangan mengenai perkembangan geopolitik kawasan dan peran kedua negara dalam berbagai forum internasional.
Kunjungan ini menjadi simbol komitmen Indonesia dan India untuk terus meningkatkan kemitraan komprehensif yang saling menguntungkan. Dengan potensi ekonomi yang besar serta hubungan historis yang kuat, kedua negara optimistis dapat membuka peluang baru bagi dunia usaha, memperluas investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
Penyambutan hangat Presiden Prabowo kepada PM Modi sekaligus menegaskan tekad kedua negara untuk memperkuat persahabatan dan membangun kerja sama yang semakin erat dalam menghadapi berbagai tantangan global. (nov)


