Presiden Jokowi Terbitkan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja

BRIEF.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan, penerbitan Perpu 2/2022  sebagai langkah strategis untuk mengantisipasi dan menyelematkan situasi sebelum batas waktu berakhir  seperti yang tertuang dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK)  Nomor 91 Tahun 2020.

“Langkah strategis ini kalau masih menunggu sampai berakhirnya tenggat yang ditentukan oleh putusan MK Nomor 91 Tahun 2020,  maka pemerintah akan ketinggalan. Untuk mengantisipasi dan menyelamatkan situasi diterbitkan Perpres 2/2022,” kata Mahfud saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (30/12/2022).

Hadir dalam rapat itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Edward Omar Sharif Hiariej.

Mahfud mengatakan, aspek hukum dan peraturan perundang-undangan menyusul dikeluarkannya Perppu Nomor 2 Tahun 2022 Tertanggal 30 Desember 2022  adalah karena alasan mendesak atau kebutuhan mendesak yang didasari  putusan Mahkamah Konstitusi  Nomor 138/PUU-VII/2009.

“Karena ada kebutuhan  mendesak dan kegentingan,  memaksa untuk bisa menyelesaikan masalah hukum secara cepat dengan undang-undang. Tetapi undang-undang yang dibutuhkan untuk itu belum ada atau sehingga terjadi kekosongan hukum atau yang ada itu tidak memberi kepastian,” jelas dia.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dukung Percepatan UMKM Naik Kelas, Kemenko PM Luncurkan ‘Perintis Berdaya Connect’ di Bandung

Bandung, 12 Mei 2026 - Kementerian Kementerian Koordinator Bidang...

Rupiah Keok, Tembus  Rp 17.529 per Dolar AS

BRIEF.ID – Nilai tukar Rupiah keok menghadapi kekuatan Dolar...

IHSG Ditutup Melemah

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan...

Kemenhub Ancam Sanksi Tegas PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

BRIEF.ID - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan akan memberikan sanksi...