Presiden Instruksikan Menko Perekonomian Optimalkan Penggunaan Data Regsosek  

BRIEF.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto  menggunakan  data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) secara optimal dalam rangka perlindungan sosial masyarakat.

Instruksi itu disampaikan Kepala Negara saat memimpin rapat yang khusus membahas tentang pemanfaatan data Regsosek  di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (24/10/2023).  

“Mulai bantuan sosial reguler, PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) dan subsidi, jaminan sosial, kemudian juga ini akan terus menggunakan data yang ada. Demikian pula untuk pemberdayaan masyarakat dalam kegiatan padat karya, UMKM, dan SDM, dan juga dalam konvergensi sosial,” kata Airlangga mengutip instruksi Kepala Negara. 

Ia menyatakan,  pemerintah akan mengeluarkan instruksi presiden (Inpres) yang akan disusun oleh para pemangku data, di antaranya Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Nantinya data yang dihasilkan oleh Regsosek akan terus diperbarui untuk digunakan dalam program perlindungan sosial.

Disebutkan,  Presiden Jokowi juga menginstruksikan  untuk melanjutkan pelaksanaan program bantuan pangan berupa beras hingga bulan Desember mendatang. Selain itu, pemerintah juga akan mengeluarkan kebijakan untuk menanggung PPN pembelian rumah atau properti dibawah Rp2 miliar.

“Dan, ini akan berlaku PPN-nya 100% ditanggung pemerintah sampai dengan bulan Juni tahun depan, sesudah bulan Juni nanti 50% ditanggung pemerintah,” kata Airlangga.

Sedangkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, pemerintah juga akan memberikan bantuan administratif. Menurut Airlangga, biaya bantuan administrasi termasuk BPHTB dan yang lainnya adalah sekitar Rp13,3 juta.

“Dan pemerintah akan berkontribusi sebesar Rp4 juta dan ini sampai dengan tahun 2024,” jelas Airlangga.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Lanjutkan Tren Melemah, BBCA dan BBNI Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Masih Melemah, Rilis APBN KiTa Jadi Sorotan Pelaku Pasar

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah masih melemah di...

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2.770.000 per Gram, Investor Tunggu Hasil Perundingan Damai AS-Iran

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Indeks Bursa Wall Street Ditutup Mixed

BRIEF.ID – Indeks di Bursa Wall Street, New York,...