Pasca Pemilu Jepang, Indeks Nikkei Terjun Bebas

BRIEF.ID –  Indeks acuan Nikkei 225 Jepang turun, pada penutupan perdagangan  Selasa (17/2/2026), menyusul hari libur nasional Amerika Serikat (AS). Selain itu, sebagian besar pasar di Asia tutup karena libur  Tahun Baru Imlek.

Kontrak berjangka AS turun dan harga minyak bervariasi. Harga emas dan perak juga turun.

Data ekonomi  yang dirilis pada  Senin (16/2/2026) tampaknya mengaburkan sentimen di Tokyo, Jepang dan penurunan 5,4% untuk raksasa teknologi SoftBank Group sehingga menarik harga saham ke bawah. Penurunan ini terjadi setelah reli besar pasca  kemenangan telak partai penguasa pimpinan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi pada Pemilu 8 Februari 2026. Nikkei 225 turun 0,8% pada perdagangan sore di 56.363,39.

Para pedagang kemungkinan sedang mengamankan keuntungan dari kenaikan baru-baru ini, yang membawa Nikkei ke level rekor. Jajak pendapat menunjukkan popularitas Takaichi perlahan menurun, karena harapan akan kebangkitan ekonomi dari rencananya untuk meningkatkan pengeluaran pemerintah dan memotong pajak mereda.

Di Australia, S&P/ASX 200 naik 0,2% menjadi 8.958,90, sementara Sensex India naik tipis 0,4%. Di Thailand, SET naik 0,5%. Saham-saham Eropa ditutup beragam pada  Senin (16/2/2026) dan perdagangan di AS ditutup karena Hari Presiden. Pasar AS dijadwalkan dibuka kembali pada hari Selasa (17/2/2026).

Pada  Jumat (13/2/2026), S&P 500 naik tipis kurang dari 0,1% sehari setelah salah satu kerugian terburuknya sejak Thanksgiving. Dow Jones Industrial Average naik 0,1%, dan Nasdaq composite turun 0,2%.

Harga saham  naik turun seiring fluktuasi kepercayaan atas investasi besar-besaran di bidang AI. Investor juga fokus pada inflasi dan bagaimana tekanan harga dapat memengaruhi suku bunga. Data pekerjaan dari Inggris juga menjadi sorotan pada hari ini.

Dalam transaksi lain pada Selasa pagi, harga minyak mentah acuan AS naik 48 sen menjadius US$ 63,37 per barel. Minyak mentah Brent, standar internasional, turun 42 sen menjadi US$ 68,23 per barel.

Dolar AS melemah menjadi 152,88 yen Jepang dari 153,51 yen. Euro berharga US$ 1,1844, turun dari US$ 1,1852. Harga emas turun 2,9% dan perak turun 8,2%. Bitcoin turun 0,9% menjadi sekitar US$ 68.300. (Associated Press/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, Tarif Rp5.000 hingga Oktober 2026

BRIEF.ID - LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai selangkah lagi bisa...

Gus Yahya Bongkar Masa Depan NU: Identitas Makin Cair, Struktur Harus Diperkuat

BRIEF.ID - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)...

Prabowo Kerahkan 17 Pesawat Water Bombing & 1.500 Personel untuk Atasi Karhutla Kalimantan

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat hingga Minggu...

Komisi III DPR Dorong Polri Bongkar Dalang Karhutla

BRIEF.ID - DPR mendesak Polri agar tidak hanya menangkap...