Menteri PAN-RB Ungkap Skenario Pemindahan ASN ke IKN

BRIEF.ID – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas memaparkan skenario pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara  dalam rapat terbatas yang dipimpin  Presiden Joko Widodo, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/7/2024).

“Kami  telah sampaikan ada tahapan pemindahan ASN ke IKN, ada jangka pendek, menengah, kemudian masa depan yaitu periode 2030-2034 dan seterusnya,” ujar Azwar Anas.

Ia mengatakan, penyaringan atau penapisan pemindahan Kementerian/Lembaga (K/L) ke IKN menggunakan instrumen penapisan untuk menyaring, mengidentifikasi, menyeleksi dan menetapkan prioritas kementerian.

Penyaringan K/L dilakukan secara runut dan sistematis berjenjang, dengan menggunakan instrumen. Pertama, terkait pendefinisian peran strategis kementerian/lembaga, yang berkaitan dengan daya saing dan kemandirian ekonomi. Kedua,  identifikasi K/L sebagai sistem pengambilan keputusan dan sebagai sistem pertahanan dan keamanan. Ketiga, terkait bentuk risiko.

“Tapi yang paling penting adalah Presiden menyampaikan pemindahan ke IKN ini menjadi langkah strategis yang bukan hanya membawa perubahan fisik seperti bangunan atau gedung pemerintahan, melainkan  transformasi pola pikir budaya kerja dan dukungan sumber daya manusia,” ujar Azwar Anas.

Presiden meminta Kementerian PANRB untuk membuat regulasi yang rigid dan detail terkait pemerintahan ASN ke IKN yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

Azwar juga mengungkapkan, rencana pengisian ASN ke IKN  terkait perpindahan dari K/L ke IKN, pengadaan CPNS khusus di IKN tahun 2024, dan mutasi dari Pemda sekitar IKN.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

DPR Sahkan UU Pusat Finansial Internasional Indonesia, Bidik Investasi Global Rp 500 Triliun

BRIEF.ID – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan...

BMKG: Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

BRIEF.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis...

BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 5,75%, Perluas Insentif untuk Tarik Modal Asing

BRIEF.ID - Bank Indonesia memutuskan tetap menahan suku bunga...

Perkuat Stabilitas Rupiah dan Jaga Inflasi, BI-Rate Tetap 5,75%

BRIEF.ID – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan...