Menkominfo: Keketuaan ASEAN Indonesia Tingkatkan Resiliensi Ekonomi Kawasan

BRIEF.ID – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan Keketuaan ASEAN Indonesia pada Tahun 2023 berpotensi besar  untuk meningkatkan resiliensi ekonomi kawasan.

“Sebagaimana Keketuaan G20, Keketuaan ASEAN Indonesia dijalankan di tengah situasi dunia yang masih menghadapi berbagai tantangan. Seperti rivalitas geopolitik yang makin tajam, dampak perang di Ukraina terhadap ketahanan pangan dan energi, serta stabilitas keuangan

masih terasa, lambatnya pemulihan ekonomi global pasca pandemi. Terlepas bahwa Indonesia  mempunyai resiliensi yang kuat bertumbuh di atas 5%,” ujar Menkominfo melalui  keterangan tertulis  di Jakarta, Rabu.

Menkominfo mengatakan  kondisi itu menjadi momentum untuk mengembangkan cara pandang positif dan kerja bersama dalam optimisme menjalankan Keketuaan ASEAN.

“Dalam rangka kerja bersama-sama, mempunyai pandangan positif untuk kepentingan kita sebagai bangsa dan optimisme. Cara pandang inilah yang digunakan oleh Indonesia dalam menjalankan Keketuaan ASEAN. Sama halnya dengan Keketuaan Indonesia dalam G20 tahun

lalu,” kata dia.

Menkominfo berharap penyelenggaraan KTT ke-42 ASEAN kali ini bisa berjalan dengan baik dan sukses sebagaimana gelaran KTT G20 beberapa waktu lalu.

“Mengapa kali ini di Labuan Bajo dipilih  Bapak Presiden? Tentu, punya alasannya. Kita harus bisa memaksimalkan alasan itu untuk manfaat kita. Menjadikan ASEAN resilien, barometer kerja sama yang dapat berkontribusi bagi perdamaian, bagi stabilitas dan kesejahteraan kawasan serta kesejahteraan dunia,” kata dia.

KTT ke-42 ASEAN akan menghasilkan sejumlah dokumen, antara lain pernyataan pemimpin ASEAN mengenai penguatan institusi, visi ASEAN pasca-2025, penanganan kejahatan perdagangan orang (TPPO), perlindungan pekerja migran dan keluarga di masa krisis, kesehatan, ekosistem kendaraan listrik, serta pengembangan jejaring desa ASEAN.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Ambruk ke Level Rp17.700 per Dolar AS, Investor Ragukan Kebijakan Makroekonomi Indonesia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk ke level...

AS-Iran Serius Lanjutkan Perundingan Damai, Harga Minyak Dunia Turun di Bawah Level US$110 per Barel

BRIEF.ID - Tren lonjakan harga minyak dunia mereda setelah...

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 Imbas Sinyal AS-Iran Lanjutkan Perundingan Damai

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Sumber Mas Konstruksi Transformasi ke Infrastruktur Akuakultur

BRIEF.ID – PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) bertranformasi...