Menko Airlangga Sebut Dinamika Sosial & Politik Berdampak Jangka Pendek terhadap Ekonomi

BRIEF.ID – Dinamika sosial dan politik yang terjadi selama pekan lalu dinilai hanya akan berdampak jangka pendek terhadap perekonomian nasional dan segera membaik.

Seperti dikutip dari Kantor Berita Antara, hal itu ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto. “Optimisme itu seiring fundamental Indonesia yang masih solid. Dengan data-data ekonomi yang menunjukkan stabilitas dan pertumbuhan”, ujarnya dalam Konferensi Pers Stabilitas Pasar Modal Indonesia di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin (1/9).

Menko Airlangga menjelaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat resilien dan tumbuh sebesar 5,12% year on year (yoy) pada kuartal II/2025. PMI Manufaktur membaik ke level 51,5 pada Agustus 2025 yang didorong oleh ekspansi output dan permintaan baru, dari sebelumnya di level 47,4 pada Mei 2025, di level 46,9 pada Juni, serta 49,2 pada Juli 2025.

Kemudian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam momentum menguat selama pekan kemarin, bahkan sempat mencapai All Time High (ATH) di level 8.000. “Penurunan IHSG hanya terjadi saat demo besar hari Jumat (29/08), untuk itu pemerintah yakin optimisme ini masih ada di tengah tengah kita dan harus kita jaga,” ujar Airlangga.

Selanjutnya, inflasi domestik terkendali di level 2,37% pada Juli 2025, dan nilai tukar rupiah tetap stabil di level Rp16.490 per dolar AS pada Jumat (29/08). Menko Airlangga pun optimistis neraca perdagangan akan tetap konsisten surplus periode Agustus 2025.

Lebih lanjut, Ia memaparkan peningkatan investasi seiring impor barang modal tumbuh kuat sebesar 32,5% yoy pada kuartal II/2025 Sedangkan industri pengolahan tumbuh positif sebesar 5,08% yoy pada periode yang sama.

“Konsumsi domestik yang masih kuat seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, kenaikan aktivitas belanja ritel (baik offline maupun online), dan dorongan stimulus untuk daya beli. Di sisi lain aktivitas pembangunan pabrik dan fasilitas produksi baru, artinya ada potensi ekspansi pada kuartal III/2025, dan tingginya perputaran uang dan transaksi keuangan di berbagai provinsi menunjukkan masih tingginya aktivitas ekonomi secara spasial,” ujar Menko Airlangga. (lsw)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pupuk Indonesia Tembus Pasar Global, Ekspor Urea ke Australia Capai 47.250 Ton

BRIEF.ID – Transformasi bisnis yang dijalankan PT Pupuk Indonesia...

Jakarta Menuju Kota Global, 98 Persen Pengaduan Warga Berhasil Diselesaikan

BRIEF.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih Anugerah...

IHSG Terjun Bebas, Semua Sektor Terpuruk di Zona Merah

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan...

Bitcoin Turun di Bawah US$ 63 Ribu  

BRIEF.ID – Harga Bitcoin turun sebesar cukup signifikan sebesar...