BRIEF.ID – Perusahaan teknologi multinasional Amerika Serikat (AS), Apple Inc. menyatakan, permintaan perangkat komunikasi iPhone telah mencapai puncak baru, di mana pertumbuhan penjualan di Tiongkok berhasil melampaui wilayah lainnya di berbagai belahan dunia.
Secara keseluruhan, penjualan produk Apple tumbuh 17% menjadi US$ 111 miliar (£81 miliar) pada triwulan bulan pertama tahun ini, dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, demikian pernyataan resmi Apple saat merilis hasil keuangan, Kamis (30/4/2026). Disebutkan, penjualan iPhone di Tiongkok naik 28% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tim Cook, kepala eksekutif Apple yang akan segera meninggalkan jabatannya, mengatakan bahwa permintaan iPhone baru-baru ini luar biasa, menjadikan iPhone 17 sebagai “peluncuran paling populer dalam sejarah Apple.”
Meskipun iPhone terus mencetak sukses, penjualan produk Apple lainnya, termasuk komputer Mac dan perangkat wearable seperti Apple Watch, relatif stagnan.
Namun, Cook mengatakan kepada analis keuangan bahwa Macbook Neo yang baru mengalami permintaan “luar biasa.” Kuartal I-2026 mencetak rekor untuk pembeli Mac baru berkat Neo, yang dijual dengan harga jauh lebih rendah daripada komputer laptop Mac lainnya.
Selain produk yang ada saat ini, Cook mengatakan Apple Intelligence, produk kecerdasan buatan (AI) perusahaan, akan diperbarui akhir tahun ini, dan disertakan sebagai bagian dari asisten suara Siri.
“Ini bukan AI sebagai fitur yang berdiri sendiri, tetapi AI sebagai bagian penting dan intuitif dari perangkat kami,” kata Cook.
Ia menambahkan bahwa sudut pandang Apple tentang AI adalah untuk “menghormati privasi pengguna,” sesuatu yang menurutnya menjelaskan mengapa platform Apple adalah “tempat terbaik untuk merasakan AI.”
Peluncuran fitur AI oleh Apple telah membedakannya dari industri teknologi yang lebih luas. (BBC.com/nov)


