BRIEF.ID – Harga emas pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026) mencetak kenaikan signifikan. Di sisi lain, nilai tukar Dolar AS melemah setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan bertemu para pejabatnya untuk mengambil keputusan akhir tentang kesepakatan perdamaian dengan Iran.
Dikutip dari Investing.com, harga emas di pasar spot naik 1,6% menjadi US$ 4.566,52 per troy ons, sementara harga emas berjangka naik 1,4% menjadi US$ 4.597,70 per troy ons.
Harga emas sempat jatuh ke level terendah pada sesi sebelumnya, tetapi menghapus kerugian dan ditutup 0,8% lebih tinggi setelah laporan menunjukkan AS dan Iran akan melanjutkan negosiasi. Emas batangan diperkirakan akan mengakhiri pekan ini dengan kenaikan signifikan setelah harga logam mulia itu terpengaruh oleh perubahan berita seputar konflik Timur Tengah.
Laporan media pada Kamis (28/5/2026) melaporkan bahwa Washington dan Teheran telah mencapai kesepakatan sementara untuk memperpanjang gencatan senjata 60 hari dan mengizinkan pengiriman melalui Selat Hormuz, meskipun proposal tersebut masih menunggu persetujuan Trump dan konfirmasi dari Iran.
Trump mengatakan kesepakatan itu akan mencakup persetujuan Teheran bahwa “mereka tidak akan pernah memiliki Senjata atau Bom Nuklir,” pembukaan kembali selat secara langsung, dan penghapusan semua ranjau di jalur air tersebut, setelah itu blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan dan garis pantai Iran akan dicabut.
“Kapal-kapal yang terjebak di Selat karena Blokade Angkatan Laut kita yang luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya, yang sekarang akan dicabut, dapat memulai proses ‘pulang ke rumah!'” tulis presiden di Truth Social. Ia menambahkan bahwa AS akan membantu Iran dalam menggali uranium yang diperkaya, atau yang disebutnya “debu nuklir,” dan menghancurkannya. (nov)


