BRIEF.ID – Indonesia Investment Authority (INA) menempati posisi sebagai lembaga pengelola dana abadi negara (sovereign wealth fund atau SWF) terbaik kedua di Asia berdasarkan penilaian Global SWF Governance, Sustainability and Resilience (GSR).
Ketua Dewan Direktur INA, Oki Ramdhana, mengatakan capaian tersebut menempatkan INA tepat di bawah Temasek Holdings milik Singapura, yang meraih skor GSR sempurna sebesar 100%.
“Nomor dua global leader, dan Global SWF me-review sekitar 200 sovereign wealth fund. Kita hanya berada di bawah Temasek,” ujar Oki dalam Diskusi Media di Kantor INA, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026).
Oki mengatakan, penilaian tersebut dilakukan Global SWF, lembaga independen yang mengevaluasi sekitar 200 sovereign wealth fund di seluruh dunia berdasarkan aspek tata kelola (governance), keberlanjutan (sustainability), dan ketahanan kelembagaan (resilience).
Capaian ini mencerminkan pengakuan internasional pada kualitas tata kelola INA sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu sovereign wealth fund terkemuka di kawasan Asia. (nov)


