BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terangkat ke zona hijau ditopang data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang dirilis Bank Indonesia (BI) hari ini, Senin (11/5/2026).
Bank Indonesia (BI) mengumumkan IKK pada April 2026 berada di level 123,0, atau naik tipis 0,1 poin dari posisi Maret 2026 sebesar 122,9. Hal itu, ditopang oleh peningkatan Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE), yang tercatat sebesar 116,5, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 115,4.
Pengumuman BI terkait IKK April 2026 tersebut, membuat pergerakan IHSG terangkat ke zona hijau, setelah terus tertekan di zona merah sejak awal perdagangan hari ini, Senin (11/5/2026).
Pada awal sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG dibuka melemah 0,14% atau 9,46 poin ke level 6.959. Sedangkan indeks kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 turun 0,37% atau 2,48 poin ke posisi 674,70.
Pelemahan IHSG terus berlanjut hingga berakhirnya sesi I perdagangan pada pukul 12:00 WIB. Namun memasuki awal sesi II perdagangan saham, IHSG perlahan terangkat ke zona hijau, seiring rilis data IKK April 2026, yang naik tipis dibandingkan bulan sebelumnya.
IHSG terpantau sempat menyentuh level tertinggi di 7.001, sebelum akhirnya kembali jatuh kembali ke level 6.900-an. Hingga pukul 14:00 waktu JATS, IHSG terpantau berada di level 6.951.
Saham-saham pertambangan yang ramai diborong investor menjadi penopang IHSG, terutama saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO), yang melonjak 10,60% atau Rp575 menjadi Rp6.000 per lembar.
Selain itu, saham PT Astra International Tbk, yang merupakan salah satu saham blue chip di BEI, turut menopang IHSG dengan kenaikan sebesar 1,72% atau Rp100 di level Rp5.925 per lembar.
Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan melemah tipis di kisaran level support 6.800 hingga level resistance 7.100. (jea)


