IHSG Merosot ke Level 7.500, Investor Cermati Perundingan Dagang  AS-Tiongkok

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) merosot ke level psikologis 7.500 imbas kekhawatiran pelaku pasar terhadap hasil perundingan dagang Amerika Serikat dan Tiongkok (AS-Tiongkok).

Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka menguat menguat 0,27% atau 20,80 ke level isi 7.638,71. Sedangkan, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 0,11% atau 0,87 poin ke posisi 805,93.

Meski demikian, IHSG perlahan berbalik arah ke zona merah. Hingga pukul 11:00 WIB, IHSG terpantau berada di level 7.570. Sepanjang 2 jam perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.667, dan level terendah di 7.572.

Data BEI menunjukkan sebanyak 266 saham naik harga, 314 saham turun harga, dan 214 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan menccapai 12,425 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 875.464 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp6,442 triliun.

Pelemahan IHSG dipicu aksi jual yang kembali dilancarkan investor asing, seiring kekhawatiran atas hasil perundingan dagang AS-Tiongkok, terkait kebijakan tarif  impor yang ditetapkan Presiden AS, Donald Trump.

Belum jelas trkait kesepakatan baru antara kedua negara ekonomi terkuat dunia itu, padahal tenggat waktu pemberlakuan tarif impor yang ditetapkan AS dimulai pada 1 Agustus 2025.

Jika gencatan perang dagang AS-Tiongkok tidak diperpanjang, maka barang-barang impor dari Tiongkok akan dikenakan tarif sebesar 34%, seperti yang diumumkan Presiden Trump pada 2 April 2025.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati hasil keputusa Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) terkait kebijakan suku bunga acuan atau Fed Fund Rate (FFR), yang akan diumumkan Rabu (30/7/2025) waktu setempat atau Kamis (31/7/2025) dinihari WIB.

Hal itu, memicu aksi profit taking (ambil untung) dari investor, guna mengantisipasi dua agenda ekonomi dari AS dan Tiongkok, yang turut mempengaruhi pasar keuangan dunia.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi cenderung melemah, karena aksi profit dan bergerak di kisaran level support 7.550 dan level resistance 7.660. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Jakarta Jadi Tuan Rumah Konferensi Ekraf Terbesar Dunia, Diikuti 80 Negara

BRIEF.ID – Indonesia tepatnya Jakarta akan menjadi tuan rumah...

Jumlah RW Kumuh di Jakarta Turun 52,58% Sejak 2017

BRIEF.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim terjadi penurunan...

Industri Baja Tertekan, Krakatau Osaka Steel Tutup Operasi Juni 2026

BRIEF.ID - Industri baja dalam negeri tengah menghadapi tekanan...

Manufaktur Masih Jadi Penopang Ekonomi, Kemenperin Genjot Ekspor dan Daya Saing

BRIEF.ID - Kementerian Perindustrian menyatakan sektor industri manufaktur tetap...