BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jungkir pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (21/5/2026), setelah ditutup melemah 223,56 poin atau anjlok 3,54% ke level 6.094,94.
Saat itu, diperdagangkan sebanyak 349,3 juta lot saham dan membukukan nilai transaksi Rp 17,67 triliun. Saham-saham top gainers LQ45, yaitu AMRT, CPIN, AMMN, INDF, PGAS, dan MAPI. Top losers ASII, ADMR, BUMI, PGEO, ITMG, dan MBMA.
Sektor energi tumbang yang ditandai penurunan sebesar 6,91%. Saham-saham sektor energi yang terpuruk di antaranya BIPI, MEDC, ELSA, PGEO, ITMG, PTBA, HRUM, INDY, dan ADRO.
Di sisi lain, bursa saham Korea Selatan (Kospi) mencetak kenaikan signifikan sebesar 8,42% dan Taiwan (Taiex) menguat 3,37%.
Kenaikan diraih setelah dilaporkan bahwa beberapa kapal berhasil melanjutkan pelayaran melalui Selat Hormuz. Indeks saham Asia-Pasifik terluas MSCI di luar Jepang naik 2,7%, mengakhiri penurunan selama empat hari berturut-turut.
Kinerja keuangan yang melampaui perkiraan di Nvidia dan penangguhan mogok kerja di Samsung Electronics mengangkat harga saham-saham produsen chip.
Saham produsen chip Asia naik setelah kinerja Nvidia lebih baik dari perkiraan karena CEO Jensen Huang meyakinkan investor bahwa perusahaan terkemuka itu mampu mempertahankan pertumbuhan permintaan AI andalannya yang luar biasa.
Di Seoul, Korea Selatan saham Samsung Electronics melonjak 6% setelah serikat pekerja industri elektronik itu mengatakan akan menangguhkan aksi mogok kerja setelah mencapai kesepakatan gaji sementara dengan perusahaan. Aksi mogok perusahaan yang mempekerjakan hampir 48.000 karyawan akan mengancam ekonomi Korea Selatan dan pasokan chip global.
Indeks saham Nikkei 225 Jepang melonjak signifikan setelah PMI manufaktur kilat S&P Global menunjukkan ekspansi pada bulan Mei. Secara terpisah, ekspor Jepang naik 14,8% year-on-year pada bulan April, menurut data Kementerian Keuangan.
“Secara umum, permintaan eksternal ternyata sangat kuat meskipun ada konflik AS-Iran. Ini membuka peluang bagi BOJ untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni, yang seharusnya mengangkat yen jika tidak ada kesalahan fiskal,” demikian disebutkan analis DBS dalam sebuah laporan riset.
Imbal hasil (yield)obligasi Treasury AS 10 tahun naik 1,8 basis poin menjadi 4,586%, melanjutkan kenaikannya setelah mengakhiri penurunan selama tiga hari berturut-turut pada hari Rabu. Catatan rapat Federal Reserve tanggal 28-29 April menunjukkan kekhawatiran para pembuat kebijakan tentang inflasi meningkat bulan lalu, semakin banyak kemungkinan menaikkan suku bunga.
Dari berbagai bursa Asia dilaporkan, indeks Nikkei225 (Jepang) naik 3,14% ke 61.684; indeks Topix (Jepang) menguat 1,64% ke 3.853; Shanghai Composite (Tiongkok) melemah 2,04% ke 4.077; Shenzhen Component (Tiongkok) turun 2,07% ke 15.247; CSI 300 (Tiongkok) anjlok 1,39% ke 4.783; Hang Seng (Hong Kong) turun 1,03% ke 25.386; Indeks Kospi (Korsel) +8,42% ke 7.815; Taiex (Taiwan) menguat 3,37% ke 41.368; dan S&P/ASX200 (Australia) naik 1,47% ke 8.621.
Mata uang Asia seperti Yen (Jepang) turun 0,03% menjadi 158,96 per Dolar AS; SGD melemah 0,02% menjadi 1,2784 per Dolar AS; AUD anjlok 0,22% ke posisi 0,7135 per Dolar AS; Rupiah (Indonesia) melemah 0,08% menjadi 17.667 per Dolar AS; Rupee (India) melaju 0,48% ke 96,3638 per Dolar AS; Yuan (Tiongkok) naik 0,04% ke 6,7974 per Dolar AS; Ringgit (Malaysia) naik 0,13% ke 3,9643 per Dolar AS; dan Baht (Thailand) melemah 0,07% ke 32,6080 per Dolar AS.
Bursa Eropa
Saham-saham Eropa turun tipis, pada Kamis (21/5/2026) akibat investor kurang meyakini berita geopolitik terbaru dan harga minyak turun.
Indeks acuan pasar Eropa, Stoxx 600 berada sedikit di bawah garis datar di London, Inggris. Bursa saham utama di London, Frankfurt, Paris, dan Milan menurun. Sementara sektor regional menunjukkan pergerakan beragam.
Indeks CAC 40 Prancis turun 0,13%. Indeks FTSE MIB Italia -0.10%. Indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,40%, dan Indeks DAX Jerman anjlok 0,10%. Bursa saham Eropa tampaknya tidak terpengaruh oleh optimisme pasar bahwa konflik di Timur Tengah akan segera berakhir. (nov)


