IHSG Diprediksi Melemah, Menuju Level Support 7.900

BRIEF.ID – Setelah berhasil menyentuh level tertinggi baru 8.022 pada perdagangan Kamis (28/8/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi berpotensi melemah pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/8/2025).

Berdasarkan analisa Phintraco Sekuritas, IHSG akan bergerak di level resistance 8.020, pivot 7.950, dan support  7.800.

Meskipun ada potensi pelemahan IHSG, investor disarankan untuk mencermati saham BBTN, HRTA, ENRG, BBCA, dan ASRI.

“Secara teknikal, pembentukan histogram negatif pada MACD masih berlanjut serta IHSG membentuk long upper shadow yang mengindikasikan adanya tekanan jual. Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi melemah menuju support level 7900 pada perdagangan Jumat (29/8/2025),” demikian pernyataan Phintraco Sekuritas yang dirilis Jumat (29/8/2025).

Disebutkan, indeks di bursa Asia bergerak mixed, investor mencermati langkah bank sentral Korea Selatan yang mempertahankan suku bunga acuan tetap pada level 2,5% untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sesuai dengan perkiraan pasar. Investor juga mencermati dampak dari pemberlakuan tarif impor Amerika Serikat (AS) sebesar 50% terhadap India. 

Dari pasar global dilaporkan bahwa pada akhir pekan ini, investor menantikan Consumer Confidence Jepang bulan Agustus 2025 yang diperkirakan sedikit turun pada level 33,5 dari 33,7 di Juli 2025 yang juga mengalami penurunan dari bulan sebelumnya.

Jerman akan merilis Retail Sales Juli 2025, yang diperkirakan turun 0,4% MoM dari naik 1% di Juni 2025.  Selain itu, dari Jerman dilaporkan akan dirilis data inflasi Agustus 2025, yang diperkirakan menjadi 2,1% dari 2% pada Juli 2025.

Sedangkan dari AS, investor akan mencermati indeks Core PCE Price Juli 2025 yang diperkirakan stabil di level 0.3% MoM. (Nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Lady Gaga Diprediksi Raih Pendapatan Senilai US$1 Miliar dari Tur Dunia “The Mayhem Ball”

BRIEF.ID - Penyanyi Amerika Serikat (AS), Lady Gaga, diprediksi...

Regulasi Menekan Risiko Obesitas Tertunda, Pemerintah Beri Waktu 2 Tahun Perusahaan Mamin Penuhi Aturan Pelabelan Baru

BRIEF.ID – Pemerintah Indonesia akan menetapkan batas waktu dua...

Perubahan Gaya Konsumsi Media oleh Konsumen Indonesia, Video Podcast Ungguli Audio

BRIEF.ID – Minat masyarakat Indonesia terhadap konten berbasis suara...

Catatan Memprihatinkan, Munas V IKAL Berujung Deadlock

BRIEF.ID - Musyawarah Nasional (Munas)  V Ikatan Keluarga Alumni...