IHSG Ambruk ke Bawah Level 6.100, Saham Properti dan Konstruksi Jadi Pemberat

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk ke bawah level 6.100 pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2026).

Pada akhir sesi I perdagangan hari ini, IHSG terpantau melemah 0,60% atau 36,99 poin ke level 6.093. Sebelumnya, IHSG dibuka menguat 0,17% atau 10,57 poin ke posisi 6.141 pada awal perdagangan hari ini.

Sepanjang 3 jam perdagangan yang berakhir di pukul 12:00 WIB, IHSG bergerak variatif hingga akhirnya ditutup di zona merah, dengan menyentuh level tertinggi di 6.174, dan level terendah di 6.029.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 461 saham turun harga, 176 saham naik harga, dan 154 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan sepanjang sesi I perdagangana hari ini mencapai 26,880 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.254.426 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp16,858 triliun.

Pelemahan IHSG dipicu tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar, seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Harga saham BREN terpantau turun 4,08% atau Rp140 menjadi Rp3.290 per lembar, BBRI melemah 0,34% atau Rp10 menjadi Rp2.920 per lembar, dan SMGR terkoreksi 1,35% atau Rp20 menjadi Rp1.460 per lembar.

Tekanan jual melanda saham-saham di hampir seluruh sektor, dengan koreksi terdalam pada saham properti, dan konstruksi, masing-masing -3,01%, dan -2,85%.

Investor masih bersikap hati-hati sambil menunggu hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed).

Rapat FOMC The Fed berlangsung selama 2 hari, mulai 28-29 Juli 2026. Hasilnya akan diumumkan pada Rabu (29/7/2026) malam waktu setempat, atau Kamis (30/7/2026) dini hari WIB.

Tekanan terhadap IHSG juga masih dipengaruhi pergerakan rupiah yang cenderung melemah sejak Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengundurkan diri pada Senin (27/7/2026).

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi melemah terbatas dengan bergerak di kisaran level support 6.050 hingga level resistance 6.150. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Yusril Usul Underinvoicing Pertambangan Masuk Kategori Korupsi

BRIEF.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia,...

Menkeu Suahasil Temui Pramono Anung, Bahas Dukungan APBN untuk Jakarta

BRIEF.ID – Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengunjungi Balai Kota...

Konser Ye di GBK Diklaim Bakal Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar

BRIEF.ID – Pemerintah mengklaim konser musisi asal Amerika Serikat...

IHSG Turun Tipis 0,32%, Saham Bank BUMN Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...