Harga Minyak Dunia Anjlok di Bawah US$90 per Barel, AS-Iran Segera Capai Perdamaian

BRIEF.ID – Harga minyak dunia anjlok di bawah level US$90 per barel seiring kabar Amerika Serikat (AS) dan Iran segera mencapai kesepakatan perdamaian akhir pekan ini.

Pada sesi pagi perdagangan hari ini, Jumat (12/6/2026), harga minyak dunia jenis Brent yang menjadi acuan global melemah 4,2% ke level US$ 89,15 per barel. Sedangkan harga minyak dunia jenis West Texas Intermediate (WTI) turun 3,9% menjadi US$ 86,51 per barel.

Sebelumnya, harga minyak dunia jenis Brent ditutup melemah 3% di level US$ 90,38 per barel, pada perdagangan Kamis (11/6/2026). Sedangkan harga minyak dunia jenis WTI ditutup turun 2% di level US$ 87,71 per barel.

Pelemahan harga minyak dunia terjadi seiring pernyataan Presiden AS, Donald Trump, bahwa perundingan damai dengan Iran telah mencapai kesepakatan, dan akan ditandatangani pejabat tinggi kedua negara paling lambat akhir pekan ini.

“Kami telah mencapai penyelesaian yang sangat baik untuk mengakhiri perang dengan Iran, dan saat ini tinggal menunggu finalisasi dokumen,” kata Trump, kepada wartawan kepada wartawan di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, Kamis (11/6/2026).

Menurut dia, kesepakatan tersebut diperkirakan akan ditandatangani di Eropa setelah seluruh dokumen rampung. Wakil Presiden AS, JD Vance, dan pemimpin tinggi Iran akan hadir untuk menandatangani kesepakatan perdamaian tersebut.

Sementara itu, kantor berita semi-resmi Fars, menyatakan pimpinan Iran belum menyetujui teks apa pun terkait perjanjian perdamaian dengan AS.

Meski demikian, pernyataan Donald Trump langsung membuat pasar optimistis konflik Timur Tengah segera berakhir, dan Selat Hormuz akan segera dibuka, sehingga distribusi minyak dari kaasan Timur Tengah kembali lancar.

Turunnya harga minyak, juga berimbas pada pelemahan indeks dolar AS, sehingga pasar keuangan global mendapat angin segar, termasuk bursa dan mata uang Asia pada perdagangan hari ini. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Loyo di Awal Pekan, Pengunduran Diri Gubernur BI Jadi Sorotan

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah loyo pada perdagangan...

IHSG Sesi I Melemah 0,36%, Tertekan Kabar Pengunduran Diri Orang Nomor 1 BI

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Presiden Turun Signifikan

BRIEF.ID – Survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting...

Rupiah Offshore Tembus Level Rp18.000 per Dolar AS Seiring Pengunduran Diri Gubernur BI

BRIEF.ID - Rupiah di pasar luar negeri atau Offshore...