Rupiah Offshore Tembus Level Rp18.000 per Dolar AS Seiring Pengunduran Diri Gubernur BI

BRIEF.ID – Rupiah di pasar luar negeri atau Offshore menembus level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) seiring pengumuman pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI, pada Senin (27/7/2026).

Di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) hari ini, nilai tukar (kurs) rupiah terpantau menyentuh Rp18.020 per dolar AS, seusai Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengumumkan pengunduran diri Perry Warjiyo.

Sebelum pengumuman tersebut, rupiah NDF tak banyak bergerak di bawah level Rp18.000 per dolar AS, meski mendapat tekanan dari kenaikan harga minyak dunia.

Meskid demikian, rupiah offshore perlahan bergerak melemah hingga kembali menyentuh level Rp18.000, sesaat setelah pengumuman pengunduran diri Perry Warjiyo.

Pengamat menilai tekanan terhadap nilai tukar rupiah berpotensi terjadi untuk jangka pendek, akibat dampak mundurnya Perry Warjiyo yang telah menjabat sebagai Gubernur BI sejak 2018.  

Pengunduran diri Perry Warjiyo yang dinilai mendadak, menimbulkan pertanyaan investor apakah ada unsur intervensi pemerintah, dan memicu kekhawatiran terhadap arah kebijakan moneter BI di masa mendatang.

Terkait dengan itu, kurs rupiah NDF pada perdagangan hari ini diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan melemah di rentang Rp17.950 per dolar AS hingga Rp18.150 per dolar AS. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Yusril Usul Underinvoicing Pertambangan Masuk Kategori Korupsi

BRIEF.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia,...

Menkeu Suahasil Temui Pramono Anung, Bahas Dukungan APBN untuk Jakarta

BRIEF.ID – Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengunjungi Balai Kota...

Konser Ye di GBK Diklaim Bakal Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar

BRIEF.ID – Pemerintah mengklaim konser musisi asal Amerika Serikat...

IHSG Turun Tipis 0,32%, Saham Bank BUMN Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...