BRIEF.ID – Futures minyak mentah lebih rendah selama sesi Asia, Rabu (13/5/2026). Pada New York Mercantile Exchange, Futures minyak mentah untuk penyerahan Juni diperdagangkan pada US$ 101,01 per barel atau turun 1,15%.
Instrumen ini sebelumnya diperdagangkan sesi rendah US$ per barel. Minyak metah kemungkinan akan mendapat support pada US$ 89,85 dan resistance US$ 102,72.
Indeks Dolar AS Berjangka yang memantau kinerja greenback versus keranjang enam mata uang utama lainnya, jatuh 0,02% dan diperdagangkan pada US$ 98,20.
Sementara itu, ICE, Minyak brent untuk penyerahan Juli jatuh 1,12% dan diperdagangkan pada US$ 106,56 per barel, sedangkan spread antara kontrak minyak brent dan minyak metah berada pada US$ 5,55 per barel. (Investing.com/nov)


