Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 Per Gram

BRIEF.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang dipantau dari laman Logam Mulia, Sabtu pagi, naik sebesar Rp 2.000 per gram, sehingga mencapai Rp 1.347.000 per gram.

Sebelumnya, harga emas batangan berada di posisi Rp1.345.000 per gram pada Jumat (19/4/2024).

Adapun harga jual kembali (buyback) emas batangan pada Sabtu (20/4/2024) adalah sebesar Rp 1.242.000 per gram.

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017. Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3% untuk non-NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Sabtu:

– Harga emas 0,5 gram: Rp 723.500
– Harga emas 1 gram: Rp 1.347.000
– Harga emas 2 gram: Rp 2.634.000
– Harga emas 3 gram: Rp 3.926.000
– Harga emas 5 gram: Rp 6.510.000
– Harga emas 10 gram: Rp 12.965.000
– Harga emas 25 gram: Rp 32.287.000
– Harga emas 50 gram: Rp 64.495.000
– Harga emas 100 gram: Rp 128.912.000
– Harga emas 250 gram: Rp 322.015.000
– Harga emas 500 gram: Rp 643.820.000
– Harga emas 1.000 gram: Rp 1.287.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

PM Jepang Sanae Takaichi Dijadwalkan Kunjungi Korea Selatan

BRIEF.ID – Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi dijadwalkan...

Iran Sita Kapal Milik Tiongkok di Selat Hormuz

BRIEF.ID – Iran telah menyita sebuah kapal pendukung milik...

Melintas di Selat Hormuz, Iran Patok Pembayaran Gunakan Bitcoin

BRIEF.ID – Pemerintah Iran telah menyiapkan mekanisme pembayaran untuk...

Tiongkok – AS Sepakat Membentuk Dewan Perdagangan dan Investasi

BRIEF.ID – Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Amerika...