BRIEF.ID – Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi dijadwalkan berkunjung ke Korea Selatan, pada 19 Mei 2026 untuk melakukan pertemuan puncak dengan Presiden Lee Jae Myung di Andong, Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan. Andong merupakan kampung halaman Presiden Lee.
Mengutip pengumuman resmi Gedung Biru Kepresidenan Korea Selatan, pada Minggu (17/5/2026), PM Takaichi dan Presiden Lee aktif menjalankan diplomasi ulang-alik dalam upaya memperkuat kerja sama pertahanan dan ekonomi.
Diketahui, hubungan Presiden Lee dan PM Takaichi sangat dekat, termasuk momen ikonik saat mereka bermain drum bersama setelah melakukan KTT di Nara, pada Januari 2026.
Pihak berwenang Korea Selatan akan menyambut kunjungan ini dengan tingkat keramahan diplomatik tertinggi, setara dengan kunjungan kenegaraan resmi.
Agenda lengkap acara ini mencakup konferensi pers bersama, jamuan makan malam bilateral resmi yang menampilkan masakan daerah bersejarah, serta pertunjukan budaya tradisional yang dirancang untuk memperkenalkan warisan lokal.
Pertemuan kedua pemimpin ini berlangsung pada momen kritis bagi dinamika perdagangan Asia Timur, menyusul langkah strategis yang dimulai setelah pemerintahan Presiden Lee resmi menjabat.
Di tengah upaya mengatasi berbagai persoalan sejarah yang telah lama ada, kedua pemimpin secara aktif mempertahankan kerangka diplomatik “dua jalur” yang memisahkan keadilan historis dari kerja sama ekonomi dan keamanan pertahanan nasional yang diperlukan.
Sejak pertemuan awal pada Januari 2026, Tokyo dan Seoul telah memprioritaskan kerja sama bilateral di sektor-sektor berteknologi tinggi, dengan fokus pada pengamanan rantai pasokan manufaktur lintas batas, penetapan aturan kecerdasan buatan, serta pemeliharaan jaringan berbagi data radar militer secara real-time. (nov)


