BRIEF.ID – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak pada perdagangan hari ini, Rabu (6/5/2026), imbas sinyal positif berlanjutnya gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Seperti dilansir laman Logam Mulia hari ini, harga emas Antam melonjak Rp30.000 menjadi Rp2.790.000 per gram dibandingkan level sebelumnya Rp2.760.000 per gram.
Hal serupa terjadi pada harga pembelian kembali (buyback) emas Antam, yang naik lebih besar, yakni Rp35.000 menjadi Rp2.580.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.545.000 per gram.
Lonjakan harga emas batangan Antam mengikuti pergerakan harga emas dunia di pasar spot, yang melesat 1,34% menjadi US$4.584 per troy ounce pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026).
Harga emas dunia kembali bangkit setelah melemah selama dua hari berturut-turut, dengan total penurunan sebesar 2,16%, terendah sejak 30 Maret 2026
Kenaikan harga emas dunia dipengaruhi sentimen positif meredanyan ketegangan di Selat Hormuz, dan sinyal positif berlanjutnya gencatan senjata antara AS dan Iran.
Presiden AS, Donald Trump, menyatakan AS melakukan penghentian sementara pengawalan kapal di Selat Hormuz melalui “Project Freedom”. Meski demikian, AS tetap melanjutkan blokade terhadap Pelabuhan Iran, hingga tercapai kesepakatan final.
Di Gedung Putih, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mengatakan penghentian pengawalan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz dilakukan karena AS telah berhasil mencapai tujuan dari operasi tersebut. “Operasi Epic Fury telah selesai,” katanya, dikutip Bloomberg.
Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, yang menegaskan bahwa gencatan senjata dengan Iran masih berlangsung dan dihormati.
Bloomberg melaporkan, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa perundingan damai dengan AS “mencapai kemajuan”. Meski demikian, Iran tetap meminta AS membuka blokade terhadap Pelabuhan Iran.
Perkembangan terbaru itu, dinilai pelaku pasar sebagai kemajuan signifikan menuju kesepakatan damai secara komprehensif. Harga minyak yang turun, membuat investor meyakini bahwa risiko inflasi tinggi dapat terkendali.
Sentimen positif tersebut menyebar ke pasar keuangan global, bahkan turut mendongkrak harga emas dunia, seiring keyakinan bahwa situasi yang kondusif di Selat Hormuz akan menjinakan harga minyak dunia, dan meredam kekhawatiran lonjakan inflasi.
Bagi kamu yang ingin berinvestasi di emas batangan atau logam mulia,
ada beberapa ketentuan terkait pajak yang perlu kamu ketahui.
Pertama, setiap pembelian emas batangan atau logam mulia disertai dengan bukti potong PPh 22. Untuk transaksi harga jual emas batangan dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017.
Kedua, potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.
Ketiga, penjualan kembali emas Antam dengan nominal lebih dari Rp 10.000.000, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% untuk non NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.
Berikut rincian harga pecahan emas batangan Antam, yang tercatat di laman Logam Mulia, pada Rabu (6/5/2026):
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.445.000.
– Harga emas 1 gram: Rp2.790.000.
- Harga emas 2 gram: Rp5.520.000.
- Harga emas 3 gram: Rp8.255.000.
- Harga emas 5 gram: Rp13.725.000.
- Harga emas 10 gram: Rp27.395.000.
- Harga emas 25 gram: Rp68.362.000.
- Harga emas 50 gram: Rp136.645.000.
- Harga emas 100 gram: Rp273.212.000.
- Harga emas 250 gram: Rp682.765.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.365.320.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.730.600.000. (jea)


