BRIEF.ID – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mengumumkan rencana aksi korporasi berupa buyback saham sebesar Rp 250 miliar, di mana periode pelaksanaan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 20 Mei 2026 hingga 19 Agustus 2026.
Langkah ini ditempuh manajemen sebagai respons atas penurunan harga saham CBDK yang secara year-to-date (ytd) hingga 18 Mei 2026 mengalami koreksi sekitar 50%. Pada perdagangan Selasa (19/5/2026) saham CBDK ditutup melemah 3,29% ke level Rp 4.110 per lembar saham.
Manajemen menegaskan bahwa penurunan harga saham dipengaruhi oleh faktor pasar dan sentimen eksternal, bukan disebabkan penurunan kinerja operasional. Melalui aksi korporasi ini, CBDK bertujuan untuk memitigasi tekanan jual berlebih di pasar reguler.
Disebutkan, pembiayaan untuk agenda buyback bersumber dari likuiditas internal yang memadai, manajemen menjamin bahwa pemanfaatan dana tersebut tidak akan mengganggu stabilitas keuangan dan aktivitas operasional.
Dalam eksekusinya, perseroan akan mematuhi ketentuan batas maksimum pembelian kembali serta pemenuhan porsi saham publik (free float) agar tetap sesuai dengan regulasi Pasal 8 POJK 13/2023 dan Pasal 14 POJK 29/2023.
Saat ini, menurut riset Phintraco Sekuritas, CBDK diperdagangkan pada PBV 2,45x, lebih tinggi dibandingkan PBV subsektor Properti & Real Estat sebesar 1,26x. Sementara PER CBDK tercatat 13,12x lebih rendah dibandingkan PER Properti & Real Estat, yaitu sebesar 20,97x. (nov)


