BRIEF.ID – Saham-saham yang diperdagangkan di bursa Asia naik tajam, pada Jumat (12/6/2026) setelah Presiden AS Donald Trump memuji kesepakatan perdamaian dengan Iran. Kenaikan signifikan juga dialami saham-saham teknologi dan pembuat chip utama setelah sempat merugi pada beberapa pekan terakhir.
Pasar regional terus mengikuti reli semalam di Bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS) setelah Trump mengatakan kesepakatan mengakhiri perang Iran sudah dekat dan bahkan mungkin ditandatangani, pada akhir pekan. Komentarnya itu memicu kenaikan yang kuat pada aset-aset berisiko, dengan saham-saham teknologi memimpin.
Kontrak berjangka S&P 500 naik 0,2% dalam perdagangan Asia, dengan fokus utama pada debut perdagangan SpaceX setelah perusahaan roket yang dipimpin Elon Musk itu mencatatkan penawaran umum perdana (IPO) yang fantastis senilai US$ 75 miliar, pada Kamis (11/6/2026).
Indeks KOSPI Korea Selatan menjadi yang terbaik di Asia, setelah melonjak lebih dari 8% karena kenaikan tajam saham-saham perusahaan pembuat chip. Indeks Nikkei 225 Jepang juga melonjak 3,5% dengan tren serupa.
Sektor pembuat chip berhasil memulihkan sebagian besar kerugiannya selama seminggu terakhir, setelah kekhawatiran atas perang Iran dan kenaikan suku bunga memicu gelombang aksi ambil untung di sektor yang sedang berkembang pesat ini.
Debut perdagangan SpaceX di Nasdaq, pada hari ini akan dipantau secara cermat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang sektor teknologi, di mana pencatatan saham besar-besaran perusahaan itu terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran investor atas valuasi teknologi yang terlalu tinggi. (nov)


