BI Suntik Likuiditas Perbankan Senilai Rp397,9 Triliun, Hampir Dua Kali Lipat Dana Pemerintah

BRIEF.ID — Bank Indonesia (BI) melaporkan telah menyuntikan likuiditas perbankan nasional senilai Rp397,9 triliun pada akhir Tahun 2025. Jumlah tersebut hampir dua kali lipat dari dana pemerintah sebesar Rp200 triliun, yang ditempatkan di sistem perbankan.

“Suntikan likuiditas jumbo untuk perbankan di akhir tahun 2025 tersebut, akan terlihat dalam sistem perekonomian pada kuartal I Tahun 2026,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman, dikutip Jumat (23/1/2026).

Menurut dia, seiring dengan pengumuman Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan menempatkan dana pemerintah di sistem perbankan sebesar Rp200 triliun pada akhir 2025 lalu, BI juga telah menyuntikan likuiditas perbankan dengan nilai hampir dua kali lipat.

Hal itu, lanjutnya, terkait dengan tren positif dari kinerja perbankan pada kuartal IV Tahun 2025, yang diproyeksikan lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.

Dia mengungkapkan, sinergi stimulus yang digelontorkan bank sentral baik melalui instrumen moneter, makroprudensial, maupun sistem pembayaran dengan stimulus fiskal pemerintah diharapkan menjadi pemantik perekonomian awal tahun ini.

“Faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi tersebut adalah lebih dari domestic demand. Ini akan meningkatkan konsumsi rumah tangga, spending [belanja] pemerintah, dan juga investasi,” ujar Aida.

Dia menambahkan, BI memprediksi stimulus dari pemerintah dan BI akan mendorong pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 akan berada di kisaran 4,7% hingga 5,5%.

Sedangkan untuk Tahun 2026, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi, yang lebih tinggi dibandingkan Tahun 2025, yakni pada rentang 4,9% hingga 5,7%. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Filda Yusgiantoro Apresiasi Peran Kemhan Sukseskan PYC Executive Training Program 2026

BRIEF.ID - Ketua Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Filda Citra...

Tiongkok Peringatkan Potensi Gangguan Rantai Pasokan Global

BRIEF.ID – Beijing telah mengeluarkan peringatan keras mengenai upaya...

Raksasa Otomotif Tiongkok, BYD Berkembang Tanpa Melirik Pasar AS

BRIEF.ID – Lonjakan harga bahan bakar minyak (BBM) yang...

Negosiasi Gencatan Senjata, AS Batal Kirim Utusan

BRIEF.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan...