BRIEF.ID – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), karena harganya melonjak hingga 307,74% dalam sepekan.
Dalam keterbukaan publik BEI, disampaikan bahwa suspensi perdagangan saham WBSA berlaku mulai 17 April 2026 sampai ada pengumuman lanjutan. Hal itu, dilakukan untuk perlindungan investor, karena pergerakan harga saham emiten yang dinilai tidak wajar.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk merupakan emiten pertama yang melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di tahun ini. Sahamnya perseroan dengan kode WBSA resmi tercatat (listing) dan diperdagangkan di BEI mulai 10 April 2026.
Saat perdagangan perdana, harga WBSA yang merupakan harga hasil IPO tercatat sebesar Rp168 per lembar. Meski demikian dalam sepekan, harga WBSA terpantau melonjak 307,74% atau 517 poin menjadi Rp685 per lembar.
Hal inilah yang membuat BEI melakukan suspensi terhadap WBSA, karena lonjakan harganya dinilai mencurigakan. BEI kemudian meminta penjelasan kepada manajemen WBSA terkait dengan lonjakan harga saham perseroan secara signifikan dalam 7 hari perdagangan setelah listing perdana.
Sebagai informasi, PT BSA Logistics Indonesia Tbk bergerak di sektor transportasi dan logistik, yang fokus pada layanan logistik barang hingga cold storage, dan berdiri tahun 2021 di Jakarta Timur.
Adapun saham WBSA secara mayortitas, yakni mencapai 79% dimiliki PT Tiga Beruang California Pte Ltd, perusahaan investasi berbasis di Singapura. Sedangkan 20% saham WBSA disebar ke publik. (jea)


