Mudik, Tradisi Tahunan Masyarakat Indonesia

April 6, 2024

BRIEF.ID – Momen yang sangat dinantikan dalam perayaan Lebaran adalah tradisi  mudik, suatu perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan hari yang fitri bersama keluarga, saudara, dan kenalan.

Pulang kampung atau mudik  adalah  ritual budaya tahunan, yang dilakukan menjelang  Lebaran. Masyarakat  yang hidup  di berbagai kota di Indonesia, berbondong-bondong kembali ke kota asalnya.

Selain aspek budaya dan agama, pulang kampung juga menjadi  aktivitas  traveling massal  mayoritas rakyat Indonesia. Seluruh moda transportasi digunakan, seperti mobil pribadi, pesawat, kereta api, kapal laut, motor, dan bus.  

Darsi Durohim (47), yang merantau ke Jakarta, tampak sudah tak sabar bertemu dan berkumpul bersama keluarga tercintanya di kampung halaman di Kalianda, Lampung Selatan, di momen Lebaran 2024.

Pemudik pejalan kaki di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten itu terlihat bersemangat meski membawa barang bawaan menggunakan koper, tas, dan goody bag.

Di sepanjang perjalanan dari Terminal Terpadu Merak (TTM) hingga Dermaga 1 Pelabuhan Merak, Darsi mengaku semangat karena akan bertemu anak-anaknya.

Darsi yang bekerja sebagai baby sitter di Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, sudah menyiapkan buah tangan untuk keluarganya di kampung. Darsi membawa oleh-oleh buat sang anak yang dibelinya sendiri maupun diberikan  majikannya.

“Di dalam koper ada baju baru buat anak, bawa kue Lebaran juga. Pulang  mudik liat anak tersenyum itu rasanya bahagia,” kata Darsi di Pelabuhan Merak, Jumat (5/4/2024) malam.

Sebelum naik Kapal Motor Penyeberangan (KMP) di Dermaga 1 Pelabuhan Merak, Darsi menyempatkan memberi kabar kepada keluarganya. Sebab, setibanya di Pelabuhan Bakauheni Lampung, Darsi tidak menggunakan kendaraan angkutan umum.

Ia akan dijemput suaminya. “Nanti di Bakauheni dijemput, karena dekat jaraknya,” tutur Darsi dikutip dari Kompas.com.

Darsi yang merantau ke Jakarta sejak 3,5 tahun lalu, menceritakan perjalanan dari Terminal Tanjung Priok ke Merak menggunakan bus.

Ibu empat orang anak ini  berangkat dari Kelapa Gading pada pukul 18.00 WIB dan tiba di Terminal Terpadu Merak pukul 21.30 WIB, tanpa terjebak macet di perjalanan.

“Kalau jalan tadi lancar, engga ada macet. Tapi kalau penumpang di bus tadi penuh sampai di Terminal Merak,” tutur dia.

Rencananya, Darsi akan kembali bekerja mengurus dan menjaga anak majikannya yang berusia 3 tahun pada Selasa (16/5/2024).

“Setiap tahun emang selalu mudik. Mudik jadi kesempatan buat kumpul-kumpul sama keluarga di kampung,” tandas dia. 

No Comments

    Leave a Reply